Ciut Eksekusi Gudang Dalam Kota, Pemkot Diancam Senjata Tajam

Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, Drs. H. Andi Muh. Yasir, M.Si/ Sulpikar

Terkini.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, sampai saat ini, tampaknya tak berdaya melakukan eksekusi terhadap gudang dalam kota. Sejak Desember 2019, pemerintah tak kunjung melakukan eksekusi.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, Andi Muh. Yasir mengakui pihaknya merasa takut melakukan penindakan karena pihaknya pernah mendapat ancaman berupa senjata tajam dari pemilik gudang.

“Masalahnya kita mengeluarkan saja teguran pertama takut anggotaku, karena ini persoalan sensitif. Bahkan pernah ada di Kecamatan Tallo, pernah ada yang diparangi,” kata dia di Balai Kota, Selasa, 11 Februari 2020.

Menurut dia, untuk menyelesaikan persoalan tersebut perlu adanya pendekatan khusus. Dia menyebut eksekusi gudang perlu penegakan hukum yang kuat.

“Terakhir kami koordinasi bagian hukum. Mereka menyampaikan kepada kami tolong lihat ini yang kita mau keluarkan surat keputusan (SK) walikota terkait penutupan. Apakah gudangĀ  itu berbentuk badan usahanya usaha dagang (UD), CV, atau PT,” kata Yasir.

Menarik untuk Anda:

Ketika data itu sudah dimuat, Yasir mengatakan dirinya punya kekuatan hukum yang kuat dan tak hanya berbekal SK wali kota semata.

“Dari badan hukum minta bentuk usahanya supaya kita stending dengan SK walikota supaya kita punya legal standing kuat. Jangan ketika kita di PTUN kan kita lemah itulah masalahnya,” ujarnya.

Terkait adanya oknum yang memanfaatkan pengusaha gudang dalam kota, Yasir enggan menanggapi terlalu jauh. Ia menegaskan pihaknya merujuk pada aturan yang berlaku.

“Siapa saja yang membackingnya saya tidak perlu pusing” ujarnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Tes Usap Massal di Kecamatan Makassar, Naisyah: Tidak Capai Target

Aktivis Perempuan Nilai Fatmawati Rusdi Figur Jempolan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar