Corona Melonjak, Dokter Ini ‘Tantang’ Ambil Alih Penanganan Covid-19: Gak Usah Dibayar dan Gak Perlu Jabatan!

Terkini.id, Jakarta – Seorang dokter ‘menantang’ untuk mengambil alih penanganan Covid-19 di Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, ia bahkan menyebut bahwa dirinya tak usah dibayar maupun diberi jabatan.

Seperti diketahui, pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat oleh Pemerintah dinilai oleh sejumlah pihak belum cukup optimal untuk mengatasi penularan Covid-19 yang semakin tinggi di Indonesia.

Hal itu pun membuat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, meminta maaf kepada masyarakat Indonesia.

Bahkan, Presiden Joko Widodo alias Jokowi malah bertanya mengenai kelanjutan PPKM Darurat kepada para menterinya.

Kondisi tersebut langsung saja mendapat sorotan dari Dokter Andi Khomeini Takdir Haruni atau yang akrab disapa Dokter Koko.

Dilansir terkini.id dari Seputartangsel pada Rabu, 21 Juli 2021, ia mengaku geram dan siap mengambil alih penanganan Covid-19 di Indonesia asalkan diberi waktu tiga bulan.

“Rasanya pengen raise hand aja, trus bilang sini deh pak. Kasih akses 3 bulan. 3 bulan aja,” tulis dr Koko, dikutip dari akun Twitter-nya, dr_koko28.

Selain meminta waktu selama tiga bulan untuk penanganan Covid-19, ia juga mengungkapkan tidak membutuhkan bayaran dan jabatan.

Hal terpenting baginya saat ini adalah sebanyak 272 juta masyarakat Indonesia bisa hidup lebih sehat.

“Ga usah dibayar jg gpp. Jabatan no need. Beneran. Yg penting 272 juta orang ini lebih sehat,” ucap Chairman Junior Doctors Network (JDN) Indonesia sekaligus Direktur The Medieval Institute itu.

Alasan sang dokter spesialis penyakit dalam tersebut tidak ingin dibayar karena ia merasa pendapatan ekonominya sudah terpenuhi dari berbagai bidang yang digelutinya.

Sementara itu, alasannya tidak membutuhkan jabatan karena ia mengaku memiliki cara berpikir yang berbeda dan menurutnya, sebagian generasi milenial tidak menginginkan hal tersebut (jabatan).

“Kenapa gak perlu jabatan? Ya karena beda mindset kali ya. Anak2 gen milenial -sebagian- gak terlalu mentingin hal2 beginian.”

Dokter Koko juga menjelaskan bahwa dirinya bisa menjadi seseorang yang memiliki jabatan strategis seperti saat ini, yaitu karena dengan menggunakan modalnya sendiri.

Bagikan