Curhatan Putri Nurdin Abdullah: Papa Kita Pindah Saja ke Jepang

Terkini.id – Putri Fatima Nurdin yang merupakan putri dari Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah menuliskan curhatannya di media sosial Facebook, Rabu 15 September 2021.

Dalam curhatannya, ia bersama keluarga menjenguk Nurdin Abdullah yang kini menekan di rumah tahanan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur atas dugaan kasus penyuapan proyek di lingkup Pemprov Sulsel.

Berikut curhatannya yang ditulis di Facebook Putri Nurdin. 

Baca Juga: Saksi JPU Tuntas Beri Keterangan, Kuasa Hukum: Belum Ada Dakwaan...

Dalam suatu kesempatan kunjungan keluarga di Guntur, saya ngobrol dengan Bapak..

Saya : papa, kalau masalah sudah selesai nanti, kita pindah saja yuk ke Jepang…

Baca Juga: Jadi Saksi Kunci Dugaan Tipikor NA, Ajudan Akui Dus Isi...

Papa : enaknya itu nak, papa juga sudah rindu Jepang… 

Saya : iya papa, kita pindah saja ke Jepang.. 

Papa : tapi… kita tidak boleh egois nak… kalau kita pindah ke Jepang, yg menikmati hidup hanya kita saja… padahal masih banyak kodong masyarakat belum nikmati jalanan beraspal, masih banyak yg belum rasakan pembangunan nak..

Baca Juga: Jadi Saksi Kunci Dugaan Tipikor NA, Ajudan Akui Dus Isi...

Saya : tapi kayaknya ide2 dan kerja kerasnya papa mungkin akan lebih dihargai sama org2 disana 

Papa : Jangan begitu nak, jadi pemimpin itu harus nawaitunya memang untuk mengabdi bukan untuk popularitas apalagi untuk berkuasa. setiap ada masalah kembalikan semuanya ke Allah SWT supaya tidak jadi beban. Pasti ada hikmahnya, mungkin ini caranya Allah SWT untuk menguji keikhlasannya papa atau mungkin malah ini caranya Allah untuk lindungi papa. Kita tidak pernah tau skenarionya Allah.

Sejak diposting sekitar 7 jam lalu, status Putri Nurdin sudah dibagikan sebanyak 370 kali, dengan 549 komentar. 

Sekadar diketahui, Nurdin Abdullah telah menekan di rumah tahanan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur atas dugaan kasus penyuapan proyek di lingkup Pemprov Sulsel, sejak bulan Februari 2021.

Nurdin Abdullah telah menjalani sidang ke sembilan di Pengadilan Negeri Makassar. Bahkan besok, akan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi.

 

Bagikan