Danny Pomanto Hampir Dipastikan Gabung di NasDem, Ini Penjelasan Maqbul Halim

Danny Pomanto, camat
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto. (foto/terkini.id)

Terkini.id — Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto hampir dipastikan bergabung di Partai NasDem.

Bahkan Danny Pomanto menyebut NasDem memiliki visi yang sama dengan programnya di Kota Makassar.

“Restorasi NasDem itu sama dengan restorasi lorong di Makassar,” kata Wali Kota Danny di kediamannya Jalan Amirullah, Minggu 11 Juni 2018.

Maqbul Halim sebagai Panglima Squadron DIAmi pun berusaha menjawab santai pertanyaan wartawan yang berkunjung ke Jalan Amirullah.

“Hal itu bisa saja. Pak Danny kan selama jadi Wali Kota adalah mitra dekat partai-partai politik,” kata Maqbul kepada wartawan, Rabu 13 Juni 2018.

Salah satu partai pengusung Danny, empat tahun lalu adalah Partai Demokrat. Sekarang ada juga Partai Perindo, Partai Berkarya.

“Bagi saya, masa depan partai-partai di tangan Pak Danny terbukti lebih jelas,” ungkap Maqbul.

Maqbul menyebut elektabilitas Perindo di Makassar naik tajam karena berafiliasi dengan Danny Pomanto.

“Kembali ke soal Pak Danny gabung di Nasdem, barangkali memang ada pintu bagi Pak Danny di partai Nasdem, yang tidak pernah diperhatikan selama ini,” ujarnya sambil menikmati kopi.

Baca :“Smart city membuat setiap kota sederajat, sombere membuat kita lebih”

Jika Danny Pomanto menjadi keluarga Partai Nasdem, apakah Danny akan berjuang memenangkan pasangan Appi-Cicu yang merupakan usungan Nasdem ? Menurut Maqbul, hal tersebut kemungkinan tidak terjadi.

“Tidak mungkinlah Pak Danny bantu pemenangan Appi-Cicu. Karena Pak Danny tahu persis, tidak ada untungnya Partai Nasdem di situ,” katanya.

Penyebabnya, kata Maqbul, karena Partai Golkar atau kepentingan lain lebih dominan di Appi-Cicu. Ketimbang kepentingan Nasdem.

“Logika saya mengatakan, bisa saja pak Danny kuat hadapi Pilkada Selama ini karena sokongan Nasdem dan Bang Surya Paloh,” kata Maqbul.

Maqbul mengaku tidak tahu persis sejak kapan isu Danny Pomanto akan gabung Nasdem merebak di media. “Tapi saya tahu bahwa ada proses yang sedang berlangsung, sekalipun informasinya sangat sedikit, tidak cukup untuk memastikan (Danny gabung Nasdem)”.

Maqbul mengatakan, semua pimpinan partai menginginkan partainya berjaya di Pemilu 2019. Sementara Danny pomanto juga bukan pilihan yang salah bagi partai Nasdem. Jika ingin menang di Pemilu 2019.

Setelah aktif kembali sebagai Wali Kota Makassar, Danny Pomanto akan memimpin Makassar sampai 8 Mei 2019. Danny masih punya waktu mengawasi Pemilu Legislatif yang berlangsung 27 April 2019.