Danny Pomanto Masuk Lorong Bunuh Virus, Bakteri, dan Kuman

Danny Pomanto masuk lorong menyemprotkan disinfektan untuk membunuh virus, bakteri, dan kuman berbahaya bersama Tim Peduli Corona, Sabtu 21 Maret 2020

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Periode 2014-2019, Mohammad Ramdhan Pomanto membentuk Tim Peduli Corona.

Tim akan bertugas menyemprotkan cairan disinfektan di sejumlah wilayah. Untuk membunuh virus, bakteri, dan kuman di lorong-lorong Kota Makassar.

Disinfektan adalah cairan pembersih. Biasanya mengandung hidrogen peroksida, creosote, atau alkohol. Cairan ini bertujuan membunuh bakteri, virus, kuman, dan mikroorganisme berbahaya lain.

Disinfektan sudah biasa digunakan untuk membersihkan permukaan benda-benda atau ruangan. Seperti pegangan pintu, meja, kursi, wastafel, dan lemari.

Disinfektan dipercaya efektif mencegah timbulnya bakteri dan mikroorganisme, yang menjadi perantara virus atau bakteri berbahaya. Bila dihirup atau disentuh manusia.

Baca juga:

“Semoga masyarakat bisa terhindar dari Virus Corona,” kata Danny Pomanto saat melakukan penyemprotan di Jalan Amirullah, sabtu 21 Maret 2020.

Danny mengatakan, sekarang perlu gerakan kepedulian kepada masyarakat. Berbuat apa saja agar masyarakat bisa terhindar dari virus corona.

Hal-hal kecil pun bisa dilakukan untuk menjaga lingkungan tetap bersih. Tidak harus mahal. Misalnya membudayakan cuci tangan sampai bersih dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Semoga masyarakat Makassar selalu diberikan kesehatan,” jelas Danny.

Selain menyemprot disinfektan, Danny meminta masyarakat di Kota Makassar tetap tenang dan terus menjaga kesehatan. Mengurangi keluar rumah jika tidak penting.

Juru Bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Covid-19 Achmad Yurianto mengumumkan jumlah kasus baru di Indonesia sebanyak 60 kasus. Total kasus positif Covid-19 di Indonesia saat ini berjumlah 369 kasus. Persebaran wilayah kasus penularan virus juga bertambah.

17 pasien telah dinyatakan sembuh dan 32 orang dinyatakan meninggal dunia di Indonesia. Untuk Kota Makassar tercatat 68 kasus. Orang dalam pemantauan 5 kasus, pasien dalam pengawasan 9 kasus, dan positif 2 kasus.

Komentar

Rekomendasi

Dukung Pengembangan Objek Wisata Mangrove Lantebung, Yusran: Kita Ajak Dunia Perbankan

Fachrul Razi: New Normal, Rumah Ibadah Wajib Kantongi Surat Bebas Covid-19

Hanya Andalkan Satu Tangan, Kakek Penjual Balon Ini Tetap Semangat Mengais Rejeki

Wah Kabar Baik, Pasien Sembuh Covid-19 Tembus Angka Tujuh Ribuan

Berikut Surat Edaran Kemenag Soal Aturan Kegiatan di Rumah Ibadah Jelang New Normal

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar