Dari Rp60 Juta Jadi Rp70 Juta, Tunjangan Perumahan Anggota DPRD DKI Naik Tahun Ini

Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Prasetyo Edi Marsudi menyebut tunjangan perumahan anggota DPRD DKI Jakarta akan naik sebesar Rp10 Juta untuk tahun ini.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sempat menyoroti kenaikan alokasi anggaran belanja gaji dan tunjangan DPRD DKI yang naik sebesar Rp26,42 miliar. Nilai awalnya di tahun lalu sebesar Rp150,94 miliar dan di tahun ini menjadi Rp177,37 miliar.

Menurut Prasetyo salah satu penyumbang kenaikan tersebut yaitu tunjangan untuk perumahan para anggota dewan.

Baca Juga: Posting Sebuah Video, Ruhut: Kadrun Tolong Nonton Ini, Jangan Sudah...

“[Tunjangan perumahan] naik Rp10 juta kalau enggak salah,” ucap Prasetio yang juga bertindak sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta usai rapat Badan Anggaran membahas hasil evaluasi Kemendagri terhadap Raperda APBD DKI Jakarta 2020, Kamis 13 Januari 2022.

Prasetyo juga menyebut dirinya bersama Pemprov DKI telah selesai menuntaskan pembahasan hasil evaluasi Kemendagri tersebut.

Baca Juga: Natalius Pigai Sindir Jokowi, Ruhut: Ini Model Manusia yang Ngebacot...

“Selesai, evaluasi selesai dan sisa uang yang ada dimasukkan ke BTT (Biaya Tidak Terduga),” ujarnya dilansir dari CNN Indonesia.

Sebelum ini, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono juga menyebutkan tunjangan perumahan akan dianggarkan naik sebesar Rp10 juta tiap bulannya untuk setiap anggota dewan.

Ia mengatakan di tahun 2021 tunjangan perumahan hanya sebesar Rp60 juta. Sekarang dengan tambahan tersebut akan menjadi Rp70 juta perbulan.

Baca Juga: Natalius Pigai Sindir Jokowi, Ruhut: Ini Model Manusia yang Ngebacot...

“Sesuai appraisal terjadi kenaikan tunjangan perumahan yang lebih dari 4 tahun tidak naik, kurang-lebih Rp 10 juta sebelum potong pajak,” ujar Mujiyono.

Bagikan