Debat Ketiga, TKD Sulsel Nilai Ma’ruf Lebih Elaborasi Sandi Bersifat Perspektif

Ketua TKD Jokowi-Ma’ruf Sulsel, Syamsul Bachri. /Nasruddin

Terkini.id — Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Sulsel menggelar nonton bareng (nobar) debat ke-3 Calon Wakil Presiden, di Rumah Perjuangan, Jalan Haji Bau Makassar, Minggu 18 Maret 2019.

Debat ketiga antara Cawapres 01, Ma’ruf Amin dan Capres 02, Sandiaga Salahuddin Uno itu, mengangkat tema, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya.

Ketua TKD Jokowi-Ma’ruf Sulsel, Syamsul Bachri menanggapi hasil debat tersebut. Menurutnya, kedua cawapres tersebut memiliki keunggulan dan argumen tersendiri.

Ia menyebut, Ma’ruf Amin pada debat, lebih banyak merefleksikan program Jokowi-Jk yang saat ini berjalan dengan indikasi penyempurnaan di dalamnya.

“Seperti halnya di bidang pendidikan yang dijelaskan terkait riset dan sebagainya. Dengan integrasi kelembagaan, menjadi satu lembaga yang solid dengan menangani secara utuh dan melibatkan seluruh stakeholder ini tentu akan lebih efisien,” ungkap Anggota DPR RI Fraksi Golkar ini.

Ia menambahkan, Ma’ruf Amin pada debat mencoba menggambarkan secara singkat apa yang harus dilakukan di lembaga riset. Ia menganggap pada poin itu pak maruf amin lebih elaborasi.

“Sementara Sandi lebih bersifat perspektif ke depan, setelah melakukan analisis-analisis dari tim mereka,” umbarnya.

Mengenai di bidang kesehatan, Sandiaga menyinggung mengenai peningkatan pelayanan kesehatan. Syamsul Bachri sendiri mengakui bahwa bahwa pelayanan kesehatan masih perlu ditingkatkan. Hanya saja, premi yang dibayarkan masyarakat ke BPJS relatif rendah.

“Saya kebetulan di Komisi 9, paham betul sejak BPJS dibentuk memang sudah tekor, persoalannya sekarang adalah apakah iurannya mau dinaikkan sekarang atau tetap ditanggung negara.

Ini memang dibutuhkan keputusan politik yang berat. Sementara dari pihak sandi baru mau melakukan kalkulasi dengan memanggil akuntan dari luar negeri, untuk melakukan kalkulasi terhadap nilai optimum terhadap iuran yang sebaiknya dibayar oleh peserta ke BPJS.” pungkasnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Sulsel

Pemprov Genjot Reformasi Birokrasi di Sulsel

Terkini.id -- Memperkuat reformasi birokrasi dan memperbaiki manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan wujud reformasi birokrasi yang akan menjadi pondasi penting bagi pengembangan birokrasi