Delapan jenis kerbau yang dipersembahkan dalam perayaan kematian bangsawan Toraja

Tedong Bonga, salah satu jenis kerbau yang dipersembahkan saat acara Rambu Solo'/INT

MAKASSAR – Hewan kerbau dan kehidupan masyarakat Toraja tidak dapat terpisahkan. Dalam upacara Aluk Rambu Solo' yakni pesta kematian bagi masyarakat Toraja, kerbau yang oleh masyarakat Toraja disebut tedong, dipersembahkan sebagai kendaraan jenazah menuju Alam Puya’ (alam atas). Itu sebabnya, masyarakat Toraja percaya semakin banyak jumlah kerbau yang dipersembahkan dalam upacara kematian, semakin mudah jalan yang ditempuh orang yang telah meninggal.

Bagi kaum bangsawan, ada delapan jenis kerbau yang wajib dipersembahkan dalam upacara Rambu Solo’ :

1. Tedong Saleko

Tedong saleko merupakan jenis kerbau yang paling mahal harganya. Harga seekornya bisa mencapai 1 miliar rupiah. Ciri khas kerbau ini adalah tanduknya yang berwarna kuning gading dan bola mata yang berwarna putih. Sedangkan kulitnya perpaduan dari warna dasar putih dan belang hitam.

2. Tedong Bonga
Ciri fisik tedong bonga tidak jauh berbeda dengan tedong saleko. Hanya perpaduan warna tedong bonga adalah warna dasar hitam dengan belang putih. Harga tedong bonga mencapai ratusan juta rupiah.

3. Lotong Boko’

Jenis kerbau lotong saleko adalah jenis kerbau yang langka. Ciri khusus dari kerbau ini adalah belang hitam yang menutupi sekujur punggungnya dengan warna dasar putih. Karena jenis tedong lotong boko lngka, harga kerbau jenis ini juga termasuk mahal, berada dalam kisaran ratusan juta rupiah.

4. Tedong Ballian

Yang paling mencolok dari kerbau tedong ballian adalah panjang tanduknya yang bisa mencapai panjang dua meter. Dengan warna gempal dan warna hitam keabu-abuan, kebanyakan kerbau ini dikebiri. Jenisnya yang langka menyebabkn kerbu ini dihargai hingga sertaus juta rupiah.

5. Tedong Pu'du’

Jenis tedong pudu berbadan kekar dan warna kulit didominasi warna hitam. Salah satu variannya adalah pudu gara’, salah satu tedong pudu’ yang bola matanya berwarna putih. Dengan bentuk tubunhnya yang kekar, kerbau jenis ini biasa digunakan sebagai kerbau petarung dalam arena adu kerbau.

6. Tedong Todi’ Langi' (Saleko Masuara')

Tedong todi’ langi' adalah jenis kerbau yang juga didominasi warna hitam layaknya jenis tedong pudu’. Ciri khas yang mencolok dato tedong todi’ langi' adalah warna putih yang terdapat pada dahi di antara kedua tanduknya. Jenis tedong todi’ terdapat dua varian yakni todi’ dan todi’ gara’. Perbedaannya adalah bola mata todi’ gara’ yang berwarna putih. Harga tedong todi’ mencapai puluhan hingga seratus juta rupiah.

7. Tedong Tekken Langi’

Tedong tekken langi terbilang jenis kerbau yang unik. Dikarenakan bentuk kedua tanduk kerbau ini tidak simetris. Tanduk sisi kiri menjulang keatas sementara tanduk sisi kanan merunduk kebawah, tau sebaliknya. Karena unik, kerbau jenis ini sangat jarang dijumpai dan hanya terlihat pada upacara rambu solo’ yang dilaksanakan oleh kalangan kaum bangsawan yang wajib memasukkan kerbau jenis ini. Harga kerbau ini berkisar di atas seratus juta rupiah.

8. Tedong Sokko

Berbeda dengan jenis kerbau yang lain, tedong sokko’ umumnya memiliki tanduk yang menghadap ke arah bawah dan kedua ujung tanduk hmpir bertemu di bawah leher. Tedong sokko’ jika memiliki belang pada kulitnya maka harganya bisa menjadi sangat mahal.

Debra Ayudhistira

Komentar
Terkini