Demi Melayat Karaeng Maddusila, NH Batalkan Kampanye di Pinrang, Ketemu Prof Nurdin Abdullah

Dua Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid dan Prof Nurdin Abdullah sama-sama melayat jenazah Raja Gowa Andi Madusila Karaeng Ijo. /Nasruddin

Terkini.id — Calon Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Halid dijadwalkan melakukan kampanye dan konsolidasi tim pemenangan di Kabupaten Pinrang. Namun, di sela kesibukannya melakukan safari politik, NH meluangkan waktu untuk melayat jenazah Raja Gowa ke-37, Senin 11

Secara khusus, NH datang menggunakan helikopter dari Kabupaten Soppeng. Tujuannya demi memberikan penghormatan terakhir kepada Maddusila yang disemayamkan di rumah adat Balla Lompoa, Kabupaten Gowa.

Jadwal NH di Kabupaten Pinrang pun terpaksa dibatalkan. Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel, Risman Pasigai mengambil alih dan mewakili NH pada sejumlah agendanya di Pinrang.

“Saya yang mewakili pak NH di Pinrang, karena beliau harus melayat ke rumah duka Maddusila di Gowa,” kata Risman.

Risman menjelaskan, agenda NH terpaksa diwakilkan, sebab Maddusila merupakan sahabat baik Nurdin Halid. Keduanya, Risman menjelaskan, adalah tokoh yang berpengaruh dan sudah lama bersahabat.

“Maddusila itu sahabat bagi pak Nurdin Halid. Bahkan salah satu tokoh yang mendorong NH maju menjadi Gubernur itu Karaeng Maddusila,” ungkap Risman.

NH tiba di Balla Lompoa didampingi oleh Ketua PKB Sulsel, Azhar Arsyad dan Pelaksana Tugas Ketua Golkar Gowa, Hoist Bachtiar serta Sekretaris Golkar Gowa, Asrullah. Kedatangan Ketua Koordinator Bidang Pratama DPP Golkar itu disambut hangat oleh seluruh pihak. Bukan hanya masyarakat, tapi perangkat Kerajaan Gowa turun langsung menyambut NH.

Prof Nurdin Abdullah Menangis di Depan Mayat Madusila

Calon Gubernur Sulsel Nomor Urut 3 Prof Nurdin Abdullah tidak mampu menahan air mata ketika berdoa di depan mayat Raja Gowa Andi Madusila Karaeng Ijo.

Prof Nurdin Abdullah datang langsung dari Palopo, Senin 11 Juni 2018 dan langsung ke Balla Lompoa, tempat mayat Madusila disemayamkan.

Prof Nurdin Abdullah yang juga Raja Bantaeng terikat dalam hubungan kekerabatan yang diikat dalam satu organisasi dengan Andi Madusila, Ikatakan Cedikiawan Keraton Nusantara (ICKN).

Hubungan kekerabatan antara dua tokoh ini, Prof Nurdin Abdullah dan Andi Madusila telah berlangsung lama.

Keduanya sama-sama dalam ikatakan kekerajaan. Andi Madusila dinobatkan menjadi Raja Gowa. Sedangkan Prof Nurdin Abdullah adalah Raja Bantaeng.

Komentar

Rekomendasi

Siap Siaga, Pemkab Gowa Buka Posko Induk Penanganan Covid-19, ini Lokasinya

Ikuti Rakor Penanganan Covid-19 Kemendagri, Sekda: RS Yapika Bakal Dijadikan RS Rujukan di Gowa

Ditolak Warga Gowa, Pasien Corona Dikubur di Kompleks Pemakaman Pegawai Pemprov

Pemkab Gowa Siapkan Stok 10 Ton Beras untuk Warga Terdampak Corona

Pemkab Gowa Distribusi Sembako untuk Warganya yang OPD, PDP dan Positif Corona

Cegah Penyebaran Corona, Mobil Water Canon Polres Bulukumba Beraksi di Jalan

Satu Warga Gowa Berstatus PDP Meninggal, Jumlah Kasus Positif Bertambah

Pemda ini Alihkan Anggaran Rapat dan Perjalanan Dinas untuk Penanganan Corona

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar