Di depan Kajati Sulselbar, Suardi Saleh Paparkan Besaran Dana Desa

Kunjungan kerja Kelapa Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Sulawesi Selatan dan Barat, di Kabupaten Barru, disambut langsung oleh Bupati Barru Suardi Saleh, di rumah Jabatan Bupati Barru, Selasa, 21 Agustus 2018.

Terkini.id, Barru – Kunjungan kerja Kelapa Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Sulawesi Selatan dan Barat, di Kabupaten Barru, disambut langsung oleh Bupati Barru Suardi Saleh, di rumah Jabatan Bupati Barru, Selasa, 21 Agustus 2018.

Bupati Barru, Suardi Saleh, memaparkan perkembangan progres pembangunan desa, melalui penyaluran Dana Desa yang bersumber dari bantuan pemerintah pusat, dan alokasi Dana Desa melalui 10 persen dari Jumlah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Barru.

“Untuk Kabupaten Barru sendiri alokasi Dana Desa bagi setiap Desa yang ada di Kabupaten Barru, telah mencapai 2,1 milyar setiap desanya, yang bersumber dari alokasi dana dari Pemerintah Pusat, dan 10 persen APBD khusus untuk dana Desa,” ungkap Suardi Saleh.

Suardi, menuturkan dengan adanya program tersebut tentunya sangat memberikan nilai yang baik bagi kemajuan desa yang ada di Barru, dan ini tentunya menjadi sebuah perhatian besar pemerintah pusat demi kemajuan desa.

“Program ini sangat memberikan manfaat dalam pemerataan pembangunan yang ada, namun sayangnya di sini kelurahan belum tersentuh secara utuh dan itu kemudian perlu menjadi perhatian pemerintah juga,” tegas dia.

Diapun mengajak kepada Kejari Barru, dengan besaran anggaran yang ada di Desa ini, perlu menjadi perhatian kita bersama bagaimana melakukan pengawasan dan pencegahan agar tidak terjadinya penyalahgunaan anggaran.

“Kita sama-sama Kejari melalui Bapak Kajati, kami berharap agar kerjasama yang baik dalam melakukan pencegahan tindak pidana, dalam penggunaan anggaran bisa di maksimalkan, dan tentunya menjadi tugas kita bersama bagaimana melakukan pencegahan tersebut dengan cara memberikan pemahaman dalam penggunaan anggaran,” ujar Mantan Kadis PU Pinrang ini.

Diapun bercerita kalau selama ini banyak di daerah yang terlalu takut dalam menggunakan anggaran sehingga, terkadang terjadi serapan anggaran yang terlambat, maka kemudian ini yang perlu diberikan pemahaman oleh Kejaksaan agar mereka tidak takut untuk menjadi PPK.

“Kadang untuk serapan anggaran banyak yang terlalu takut dalam menggunakan anggaran, sehingga kemudian serapan anggaran di daerah terkadang terlambat, untungnya ada program dari Kementerian Dalam Negeri, dan ini juga perlu mendapatkan support dari Kajati tentunya,” urai Suardi.

Komentar

Rekomendasi

Tjahjo Kumolo Resmikan Mal Pelayanan Publik Masiga Barru

Gubernur Sulsel Apresiasi Kinerja Pemerintahan Bupati Suardi Saleh

Di HUT ke-60, Bupati Suardi Saleh Paparkan Program Peningkatan Tahun 2019

Dewan Minta Bina Marga Segera Perbaiki Jembatan Ambles di Barru

Fasilitas Pengolahan Limbah B3 Bakal Dibangun di Kabupaten Barru

Ini Alquran yang Dipegang Sopir Truk saat Jatuh di Jembatan Bojo Barru

HUT ke-60, Barru Buka Pendaftaran Jalan Santai Berhadiah Umrah

Sambut Hari Jadi ke-60, Pemkab Barru Gelar MTQ

Bertolak ke Jakarta, Bupati Barru Paparkan Program Peduli Tenaga Kerja

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar