Deteksi Penyakit Kanker Paru dengan Cara Tes Dempetkan Dua Kuku, Begini Kata Ahli

Terkini.id, Jakarta – Tidak semua penyakit kanker punya gejala pada tahapan awal untuk dideteksi, termasuk kanker paru.

Namun, seorang perawat onkologi di Inggris mengungkapkan bahwa ada sebuah tes mudah yang dapat menunjukkan seseorang mengidap kanker paru.

Tes itu disebut ‘Schamroth window test’. Caranya, dengan mendempetkan kuku jari telunjuk tangan kanan dengan kiri dan lihatlah apakah ada celah yang dihasilkan di bagian kedua kuku yang ditempelkan tersebut.

Jika terdapat celah berbentuk berlian di bagian atas kedua kuku, diartikan normal. Namun jika tidak terbentuk celah, artinya bisa jadi tanda masalah.

“Kebanyakan orang dengan kanker paru-paru tidak tahu bahwa jari-jari mereka berdenyut kecuali mereka tahu secara khusus untuk mewaspadai hal itu.

Tetapi, Schamroth window test ini adalah cara yang sangat mudah untuk memeriksa kondisi potensial yang mendasarinya,” ungkap Emma Norton, perawat onkologi di Inggris seperti dikutip dari Huffington Post.

Emma mengungkapkan, tes ini digunakan oleh tenaga medis profesional sebagai metode potensial untuk mengonfirmasi kondisi pasien.

Hal itu karena menurut Cancer Research UK, 87 persen dari semua pasien kanker paru bukan sel kecil (non small cell lung carcinoma) tidak memiliki celah di bagian atas kuku saat melakukan Schamroth window test.

Para ahli beranggapan bahwa tumor menghasilkan hormon yang menyebabkan cairan menumpuk di kuku jari.

Dalam beberapa tahap, dimulai dari dasar kuku yang menjadi lembut dan kulit di sampingnya berkilau. Kemudian kuku dapat melengkung lebih dari normal saat dilihat dari samping.

Para ahli mengatakan bahwa harus mewaspadai jika mendapati kondisi kuku seperti itu.

Komentar

Rekomendasi

Ini Cara Menghindari Virus Corona ala Johns Hopkins University, Kampus yang Sudah Prediksi Covid-19 di RI

Berikut 7 Tips Menghindari Stres Saat Karantina di Rumah

Berikut 7 Tips Menghindari Stres Saat Karantina di Rumah di Tengah Wabah Corona

Gambar Ini Menunjukkan Mengapa Cuci Tangan Harus 30 Menit

Direktur RS Batara Siang Pangkep Imbau Masyarakat Tak Panik Terkait Virus Corona

Bubbling Plus Surprise: Inovasi Produk Kesehatan Kini Hadir Di Kota Makassar

Pasien Virus Corona Bisa Sembuh Meski Belum Ada Obatnya, Asalkan…

Kemenkes Beberkan Langkah Pencegahan Penyebaran Virus Corona Masuk ke Indonesia

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar