Dewan Soroti Usulan Prof Andalan Sewa Helikopter

Gedung DPRD Sulsel. /Nasruddin

Terkini.id — Salah satu usulan Gubernur Sulsel Terpilih, Prof Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) yaitu, sewa Helikopter menjadi kontroversial di kalangan DPRD Sulsel.

Melalui Tim Transisi gubernur terpilih, usulan sewa helikopter tersebut dimasukkan dalam rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA APBD) Tahun 2018, usulan itu banyak mendapat sorotan dari Badan Anggaran (Banggar).

Bahkan Ketua DPRD Sulsel, Muhammad Roem pertanyakan soal Helikopter yang masuk dalam rancangan KUPA APBD 2018 itu.

“Soal sewa Helikopter dan berapa kali mau dia pakai, saya kira tidak perlu terlalu banyak kalau hanya kebutuhan rapat,” kata Politisi Golkar Sulsel ini.

Sementara itu, Ketua Banggar, Fahruddin Rangga menambahkan, untuk persoalan helikopter dia nanti komisi yang akan mendalami melalui rapat kerja pada masing masing komisi.

“Dibeli atau disewa akan didalami di Banggar, tetapi saya kurang yakin kalau itu bisa disetujui Kemendagri ketika konsultasi, dan soal angka saya juga belum tahu nanti kita lihat hari senin di komisi E pendalamannya,” pungkasnya.

Baca :Idul fitri 1439 H, Syahar : Sama-samaki Saling Memaafkan

Pada saat rapat rancangan kebijakan umum perubahan APBD (KUPA) APBD 2018 banyak mendapat sorotan dari badan anggaran DPRD Sulsel karena dinilai tidak sesuai dengan mekanisme.

Selain itu, Anggota Banggar DPRD Sulsel, Selle KS Dalle mengatakan dari berbagai rancangan yang ditawarkan tim transisi gubernur terpilih melalui Bappeda Sulsel pihaknya tidak menemukan program prioritas.

“Sebagian masih bisa kita hubungkan, tetapi sebagian tidak bisa terdeteksi, sehingga kami butuh sejumlah penjelasan. Khusus program prioritas karena saya tidak menemukan poin poinnya,” katanya

Menurut Selle jika rancangan harus betul betul dihubungkan dengan cara rasional dan logis. Sehingga menurutnya sebelum berbicara anggaran pihaknya akan menggali kebijakan yang ada terlebih dahulu.

“Ada yang tidak nyambung,” ujarnya