Di Masa “Learning from Home” Mahasiswa Polbangtan Ikut Genjot Percepatan Tanam di Wilayah Masing-Masing

Mahasiswa Polbangtan Gowa Ikut Menggenjot Percepatan Tanam Padi

Dalam rangka mendukung pencanangan Gerakan Percepatan Tanam yang diresmikan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melalui video conference di Agriculture War Room (AWR) Kementan beberapa waktu lalu, Polbangtan Gowa kembali aktif melakukan pendampingan kepada beberapa kelompok tani.

Hampir seluruh mahasiswa ikut mengambil bagian dalam kegiatan ini. Hal ini merupakan pengganti dari praktek pada mata kuliah penyuluhan pertanian. Masing-masing mahasiswa mengambil tempat di kampung halaman masing-masing. Salah satu mahasiswi yang terjun langsung ke lapangan adalah Handayani Abdullah. Handayani melalukan pendampingan pada Kelompok Tani Sipatetei, Desa Barugaya, Kecamatan Polongbangkeng Utara , Kabupaten Takalar.

Pada hari Rabu, 13 Mei 2020. Kegiatan pendampingan petani dilakukan pagi hingga sore dari, yaitu kegiatan penanaman padi jenis ciligis, para petani membeli bibit ini di toko tani terdekat. Penanaman ini dilakukan dilahan persawahan kelompok tani”, ujar Handayani.

Diharapkan sebagai mahasiswa-mahasiswi dapat mengukur dan mengasah pengetahuan kami dalam dunia pertanian dengan cara terjun langsung ke petani sebagai bentuk pembelajaran dan memberikan sedikit pengetahuan yang didapatkan di kampus Polbangtan Gowa, agar petani dapat tetap melakukan kegiatan budidaya untuk memenuhi kebutuhan pangan ditengah masa darurat pandemi Covid-19.

Gerakan Percepatan Tanam sendiri menurut Mentan SYL, merupakan upaya antisipasi terjadinya kekeringan dengan memanfaatkan potensi hujan yang masih ada seperti arahan Presiden Joko Widodo dalam rapat kabinet terbatas.

Baca juga:

Menurutnya, sektor pertanian sangat bergantung pada cuaca, bencana alam, hama, dan manajemen ketahanan pangan. Karena itu, antisipasi ini harus segera dilakukan oleh semua lingkup Kementan demi meminimalisir terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan.

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi juga berharap adanya Penguatan Penyuluh dan SDM Pertanian Serta Dukungan Perguruan Tinggi Pertanian Terhadap Kostratani meskipun saat ini sedang dalam masa Pandemi Covid-19.

“Dalam masa seperti ini, pertanian tidak boleh berhenti. Pertanian tidak boleh bermasalah. Petani dan penyuluh harus terus turun ke lapangan. Namun tetap mematuhi protokol pencegahan Covid-19 seperti selalu cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, dan pakai masker. Kenapa pertanian tidak boleh berhenti, karena sektor pertanian berkewajiban menyediakan bahan pangan,” tuturnya.

Diakui Dedi, tugas penyuluh dalam masa pandemi Covid-19 tidak mudah. Penyuluh bersama petani harus memastikan produksi pertanian tidak berhenti, bahkan Kostratani juga akan mendorong percepatan masa tanam sebagai mitigasi kekeringan.

Demi mendukung pemerintah, Polbangtan Gowa sendiri akan selalu aktif dalam melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan program pemerintah terkhusus kementerian pertanian dengan melibatkan seluruh civitas akademik dan mahasiswa.

“Saat ini dibutuhkan sekelompok anak muda yang memiliki loyalitas dan integritas untuk memajukan pertanian Indonesia secara modern dan berorientasi ekspor agar Indonesia menjadi negara agraris yang mandiri pangan,” lanjut Dedi.

Mahasiswa Polbangtan adalah salah satu insan muda pertanian yang menjadi tumpuan harapan bangsa. Mereka adalah generasi milenial yang diharapkan dapat terus memberikan kontribusi dalam pembangunan pertanian. Terlebih di tengah mewabahnya Covid-19. (MUZ).

Komentar

Rekomendasi

Kecintaannya Terhadap Anak-Anak Dorong Vanessa Menjadi Relawan bagi Pengungsi di Malaysia

Kostratani BPP Gandangbatu Sillanan Kembangkan Varietas Kopi Lokal Toraja

Gelar Aksi Sosial, IMM FISIP Bagikan Paket Ramadhan untuk Warga

Mahasiswa Polbangtan Manfaatkan Masa LFH untuk Bantu Petani Tingkatkan Kualitas Semangka

Penyuluh, Mahasiswa Polbangtan dan Petani Bantaeng Bahu-membahu untuk Percepatan Tanam

BPP Gandangbatu Sillanan Dampingi Petani Kembangkan Kopi Arabika Varietas Lokal Toraja

Mahasiswa Manfaatkan “Waktu Belajar dari Rumah” untuk Tingkatkan Produksi Jagung Petani

Agar Produktifitas Makin Baik, Kualitas Terjaga, Mahasiswa Bantu Petani Kendalikan Gulma

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar