Dibikin Mabuk, Gadis 14 Tahun Ini Diperkosa Empat Pria Sebanyak 27 Kali

Pencabulan
Ilustrasi pencabulan. (Foto: ist)

Terkini.id, Tangerang – Kasus pemerkosaan terjadi di Tangerang, Banten. Kali ini sang korban adalah seorang remaja berusia 14 tahun.

Remaja tersebut diketahui telah diperkosa empat orang laki-laki di sebuah gubuk di tengah kebon kosong di kampung Rawa Bebek, Desa Bunder, Kecamatan Cikupa, Tangerang.

Dilansir dari akurat.co, kejadian itu bermula ketika gadis ABG yang hanya tamatan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini akan ke rumah temannya di Desa Bunder.

Saat melintas di sebuah warung yang biasa dijadikan tempat nongkrong, gadis berinisial DES bertemu dengan AM (20). Setelah terlibat obrolan dengan AM, DES kemudian diajak pelaku untuk melanjutkan obrolan bersama teman-teman pelaku di gubuk di tengah kebon kosong milik warga.

Sesampainya di tempat tersebut, korban bertemu dengan tiga pelaku lainnya masing-masing AY (28), BA (25) dan YU (26).

Tanpa basa-basi, korban langsung dicekoki minuman keras jenis ciu oplosan oleh para pelaku hingga tidak sadarkan diri. Sehingga keempat pelaku leluasa menyetubuhi korban hingga 27 kali.

Mengetahui kejadian ini, Kapolsek Cikupa, Kompol Sumaedi, dan anggotanya segera melakukan pencarian dan menemukan korban di lokasi kejadian.

“Korban ini ketika sadar dan sempat dibawa selama tiga hari oleh para pelaku dengan kondisi yang tidak sadar, karena selalu dicekoki ciu. Kemudian, orangtua korban melaporkan kepada kami terkait kehilangan putrinya,” kata Sumaedi, dikutip dari akurat.co, Jumat, 12 Oktober 2018.

Dua pelaku berinisial AM (20) dan AY berhasil diringkus di lokasi kejadian bersama korban yang masih dalam kondisi tidak sadarkan diri akibat pengaruh alkohol.

“Korban sudah mengenal para pelaku. Jadi, dia ini diperkosa dalam kondisi tidak sadarkan diri setelah dipaksa minum miras,” ujar Sumaedi.

Keduanya mengakui kepada penyidik bahwa mereka telah menyetubuhi korban hingga berkali-kali selama tiga hari penyekapan.

“Paling sedikit seorang pelaku menyetubuhi korban sebanyak 5 kali bahkan ada yang sampai 8 kali, jika dihitung 27 kali korban rudapaksa dan yang paling banyak AM,” jelas Sumaedi.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 81 ayat (2) dan atau Pasal 82 ayat (1) UU RI No.35 Th 2014 perubahan atas UU RI No.23 Th. 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman kurungan 20 tahun penjara.

“Dua pelaku lainnya yakni BA dan YU masih kami kejar dan berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang),” ujar Sumaedi.

Komentar

Rekomendasi

Tiga Jemaah Masjid Positif COVID-19, Ratusan Jemaah Lain Terpaksa Diisolasi

Senam Pagi Cegah Covid-19

Gempa 5,8 SR Guncang Sulteng, Dirasakan di Mamuju Hingga Soroako

Dokter Sekaligus Komandan Penanganan Corona Jatim Ungkap Kelemahan Covid-19

Tanpa Gejala, Kepala Bandara Hasanuddin Makassar Positif Corona

Imbas Corona, Maskapai di Indonesia Terancam Bangkrut dan PHK Karyawannya

Beredar Video Satpam Terkapar di Pinggir Jalan, Ternyata Hipertensi Bukan Corona

Salut, Sejumlah Pemuda Beri Bantuan Uang untuk Tunawisma di Tengah Wabah Corona

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar