Dicurigai Soal Mengapa ZA Bisa Mudah Masuk ke Mabes, Begini Penjelasan Polri

Dicurigai Soal Mengapa ZA Bisa Mudah Masuk ke Mabes, Begini Penjelasan Polri

R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Polri mengklaim sudah melakukan pengamanan sesuai dengan prosedur saat pelaku penyerangan Maskar Besar (Mabes) Polri berinisial ZA berhasil masuk ke area pos dan mengeluarkan beberapa kali tembakan.

Seperti diketahui, sebagian masyarakat mempertanyakan mengapa pelaku ZA dapat masuk dengan mudah ke halaman Mabes Polri dengan membawa senjata.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Polisi Rusdi Hartono mengatakan bahwa pelaku ZA masuk melalui pintu belakang.

Jalur itu disebut memang merupakan akses masuk bagi masyarakat untuk mengurus layanan publik.

“Yang bersangkutan masuk di pintu belakang, dan seperti biasa, seakan-akan seperti masyarakat yang memiliki kebutuhan akan pelayanan Polri masuk dan tiba-tiba melakukan aksinya di pos pengamanan bagian depan,” terang Rusdi pada Kamis,1 April 2021, dikutip dari video yang diunggah Antara News.

Baca Juga

Lebih lanjut, Rusdi juga mengatakan bahwa petugas telah melakukan pemeriksaan menyeluruh sesuai standar prosedur keamanaan terhadap ZA saat memasuki area Mabes Polri.

Adapun kecurigaan-kecurigaan soal masuk ZA ke Mabes Polri dapat dilihat melalui beberapa cuitan-cuitan di Twitter.

Banyak yang mempertanyakan mengapa ZA yang membawa senjata dapat lolos pemeriksaan petugas.

Ada pula yang mempertanyakan mengapa polisi menembak ZA hingga tewas dan bukan melumpuhkan saja agar dapat diinterogasi.

“Bisa masuk dengan leluasa ke mabes polri udah janggal Om, masuk Mall saja diperiksa pakai metal detector,” kata @Asan_Almadury.

“Masa mabes bisa kecolongan, dan mengapa harus di bunuh seharusnya dilumpuhkan dan diinterogasi,” cuit @DiJalanYangBen1.

Dicurigai Soal Mengapa ZA Bisa Mudah Masuk ke Mabes, Begini Penjelasan Polri

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Sigit Listyo menyampaikan bahwa ZA awalnya masuk ke pintu belakang untuk menanyakan keberadaan kantor pos kepada petugas kepolisian.

“Yang bersangkutan menanyakan di mana keberadaan kantor pos dan diberikan pelayanan oleh anggota dan ditunjukkan arah kantor pos tersebut,” kata Sigit di Mabes Polri, pada Rabu, 31 Maret 2021, dilansir dari Detik News.

Setelah itu, ZA meninggalkan pos polisi namun tiba-tiba kembali dan melepaskan tembakan.

“Kemudian yang bersangkutan kembali dan melakukan penyerangan terhadap anggota di pos jaga dengan penembakan sebanyak 6 kali,” ujarnya.

“Dua kali tembakan anggota di dalam pos, dua kali yang ada di luar dan menembak lagi kepada anggota yang ada di belakanganya,” tambahnya.

Atas tindakan ZA, petugas pun melakukan langka terukur.

“Kemudian terhadap tindakan tersebut dilakukan tindakan tegas terukur,” ucap Sigit.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.