Diduga cabuli siswinya, Kepsek SMA 1 Cendana Enrekang dinonjobkan

ilustrasi

 

ENREKANG – Kepala sekolah SMA 1 Cendana, KH, dinon-aktifkan oleh Dinas Pendidikan Enrekang karena diduga melecehkan salah seorang siswinya.

"Kasus pencabulan ini sudah ditangani inspektorat dan sementara yang bersangkutan (KH) kita non-aktifkan jadi kepala sekolah," terang Jumurdin, Kepala Dinas Pendidikan Enrekang, Rabu 2 November 2016.

Selama kasus ini ditangani, KH dipidahtugaskan namun tanpa jabatan di SMK 5 Anggeraja. "Kita pindahkan ke SMK Anggeraja tapi tanpa jabatan dulu," ungkapnya.

Sebelumnya, kasus ini terkuak setelah keluarga korban, sebut saja MA, melaporkan KH ke Dinas Pendidikan atas dugaan pelecehan yang dilakukan KH di dalam mobilnya saat mengantar MA pulang ke rumah.

Sementara, Kapolsek Cendana AKP Paku Alam, mengaku sudah mengetahui kabar pelecehan tersebut. "Hanya, soal laporan ke pihak berwajib, keluarga korban belum melakukannya," terangnya.

Terpisah, dugaan kasus pelecehan ini mendapat perhatian serius Organisasi Pemerhati Perempuan dan Anak Massenrempulu. Mereka berpendapat, dugaan kasus ini harus segera ditangani, meski tanpa laporan korban.

"Harus segera ditindaklanjuti, kalau korbannya di bawah umur. Karena ada undang-undang perlindungan anak," ujar Sri Yanti Ningsih, anggota organisasi ini. (C)

Arsyad
 

Berita Terkait