Digigit Ular Saat Tidur, Balita Ini Koma 5 Hari Lalu Meninggal

Terkini.id, Cirebon – Adila Oktavia (4 tahun), seorang bocah perempuan asal Kabupaten Cirebon, Jabar, meninggal dunia lantaran digigit ular weling. Adila sebelumnya koma selama lima hari.

Bocah malang itu digigit ular weling atau Bungarus candidus saat tertidur pulas di rumahnya pada Jumat 7 Februari malam. Saat dibawa ke RSD Gunung Jati pada Sabtu 8 Februari 2020, Adila tidak sadarkan diri.

Tim medis berupaya memulihkan kondisi Adila. Akan tetapi, pihak rumah sakit tidak memiliki antibia atau antivenom jenis ular weling yang mengigit Adila.

Pihak rumah sakit terpaksa menyuntikan antivenom untuk jenis ular yang berbeda. Akan tetapi, kondisi Adila tetap tak ada perubahan. Dia koma. Lima hari Adila tak sadarkan diri, Rabu 12 Februari 2020 malam kemarin, Adila dikabarkan meninggal dunia.

“Meninggal dunia sekitar 20.30 WIB kemarin. Ya langsung dibawa pulang pakai ambulans,” terang orang tua Adila, Mukmin (27) dikutip dari detikcom, Kamis 13 Februari 2020.

Menarik untuk Anda:

Mukmin mengungkapkan, kondisi Adila memburuk pada sore kemarin. Tim medis sempat menggunakan alat pacu jantung. “Kondisinya mulai menurun sejak sore hari,” kata Mukmin.

Pagi hari ini ini, jenazah Adila dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

Sebelumnya, tim medis kesulitan mengidentifikasi jenis ular yang mengakibatkan Adila koma berhari-hari.
Setelah berkoordinasi dengan dokter WHO, tim medis akhirnya baru bisa mengidentifikasi jenis ularnya, yakni ular weling atau Bungarus candidus.

Diketahui, bisa ular weling tersebut telah menyerang bagian saraf dan sel darah Adila. Bahkan, bisa ular weling bisa mengakibatkan pecahnya pembuluh darah.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Anies: Reklamasi 17 Pulau Sebelumnya Hanya Hasilkan Banjir, Sekarang Beda

Polisi: Jasad WNI yang Ditemukan dalam Frezer Tewas Dianiaya, Satu WNA Tersangka

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar