Dinas Kesehatan Makassar Antisipasi Penyakit Menular Sejak Dini

Dinas Kesehatan Kota Makassar mengelar Worshop Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR), Selasa 3 September 2019

Terkini.id,Makassar – Dinas Kesehatan Kota Makassar mengelar Worshop Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR), Selasa 3 September 2019. Kegiatan ini sebagai bentuk kewaspadaan dini dan respon merupakan sebuah sistem yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi dini ancaman kejadian luar biasa KLB penyakit menular.

Kadis Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin mengatakan dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Seperti belum optimalnya upaya pengendalian penyakit yang diakibatkan oleh perilaku masyarakat yang kurang mendukung pola hidup bersih dan sehat serta keterjangkauan pelayanan kesehatan.

“Hal tersebut merupakan salah satu penyebab terjadinya kejadian luar biasa KLB penyakit menular,” ujarnya.

Dijelaskan pulan bahwa dengan sistem kewaspadaan dini dan respon ini merupakan sebuah sistem yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi dini ancaman kejadian luar biasa KLB. Menurutnya, penyakit menular KLB menurut peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 949 tahun 2004 adalah timbulnya atau meningkatnya kesakitan atau kematian yang bermakna secara epidemiologis dalam kurun waktu dan daerah tertentu.

“Dalam penanggulangan penyakit, sangat dibutuhkan diagnosis yang tepat dan cepat sehingga dapat mencegah terjadinya penularan, untuk itu diperlukan laboratorium kesehatan dan kerjasama dengan Rumah Sakit melalui kegiatan workshop sistem kewaspadaan Dini dan respon SKDR,” urainya.

Dirinya berharap dapat dikembangkan SKDR berbasis laboratorium dan rumah sakit di Kota Makassar.

“Dengan harapan kasus penyakit menular yang dilayani di rumah sakit dan laboratorium dapat segera ditindaklanjuti dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit,” jelasnya.

Surveilans epidemiologi merupakan kegiatan yang sangat penting dalam manajemen kesehatan untuk memberikan dukungan data dan informasi epidemiologi agar pengelolaan program kesehatan dapat berdaya guna secara optimal, informasi epidemiologi yang berkualitas cepat dan akurat.

“KLB secara sensitif sangat tergantung dan sangat diperlukan oleh pelaksanaan surveilans rutin terhadap penyakit-penyakit yang menjadi masalah kesehatan masyarakat,” tutupnya.

Komentar

Rekomendasi

Cegah Corona, Muslimah Wahdah Makassar Bagikan Vitamin C untuk Masyarakat

Cegah Penyebaran Corona, Damkar Makassar Intens Penyemprotan Disinfektan

Cegah Penyadapan Corona, Iqbal Dorong Transaksi Cashless

Pj Walikota Minta Rumah Ibadah Umumkan Kewaspadaan Virus Corona

Harga Gula Pasir di Pasaran Melonjak di Tengah Pandemi Corona

Bareng GASS, Gerakan Jurnalis Anti Corona Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Masjid

PJ Walikota Makassar Serukan Perantau Tak Mudik Lebaran di Tengah Corona

Banggar DPRD Makassar Siap Lakukan Perubahan APBD, Demi Pencegahan Covid-19

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar