Dinas PU Makassar Target Pengerjaan Betonisasi di Jalan Ini Rampung Akhir Oktober 2019

Pengerjaan betonisasi di Jalan Teuku Umar bakal rampung pada akhir Oktober 2019

Terkini.id, Makassar Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar,  Darlis menargetkan pengerjaan betonisasi di Jalan Teuku Umar bakal rampung pada akhir Oktober 2019.

“Sudah mulai dikerjakan sejak Minggu, 6 Oktober 2019 lalu,” kata dia, Rabu, 9 Oktober 2019.

Menanggapi keluhan masyarakat perihal kemacetan akibat pengerjaan jalan, Ia mengatakan, pihaknya telah berkomitmen melakukan percepatan pengerjaan betonisasi jalan dengan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Kota Makassar.

Di sisi lain, Darlis menilai pengerjaan jalan di sejumlah wilayah mesti secara bertahap lantaran beberapa pertimbangan. Ia mengatakan pihaknya tak bisa mengerjakan dua lalur sekaligus.

Dia beralasan bila pihaknya melakukan penutupan jalan dua lajur secara bersamaan maka berakibat pada aktivitas masyarakat dan  perekonomian di wilayah tersebut.

Darlis pun mencontohkan pengerjaan jalan di Teuku Umar yang berlangsung secara bertahap. Kendati demikian, ia menyebut telah menetapkan target pengerjaan.

“Tidak bisa kita tutup semua jalur kiri dan kanan sekaligus karena aktivitas warga dan perekonomian di sana terganggu,” ujarnya.

Menyoal soal anggaran pengerjaan jalan, Darlis menjelaskan telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 5 miliar.

“Lebar jalan di Teuku Umar 11 meter untuk dua ruas jalan dengan panjang jalan beton kurang lebih 1 km,” paparnya.

Terkait dengan penutupan jalan beton di area pengerjaan jalan, Darlis mengatakan hal itu untuk mengantisipasi kendaraan yang memanfaatkan jalan sementara beton tersebut belum dikategorikan layak.

“Umur beton harus dijaga. Makanya harus dipastikan sudah siap sebelum mulai bisa dipakai,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muhammad Mario Said menegaskan telah melakukan koordinasi terkait pengaturan lalu lintas, terutama di jalan yang sementara pengerjaan.

“Ada anggota yang kita tugaskan di ruas jalan yang dikerjakan. Supaya bisa membatu mengatur agar aktivitas warga tetap berjalan,” tutupnya.

Berita Terkait