Dinilai Potensial, Kemenpar Sales Mission Danau Toba di Makassar      

Pembukaan Sales Mission #AyoKeToba di Atrium Trans Studio Mall Makassar

Terkini.id,Makassar – Tak ada kamus lelet bagi Menpar Arief Yahya. Setelah talk show di Celebes TV dan seminar, misi penjualan Danau Toba di Makassar langsung disambung dengan Table Top. Sebanyak 16 travel agent dan 14 anggota PHRI Sumut langsung dipertemukan dengan 70-an buyers Sulawesi Selatan di Ballroom The Rinra Hotel, Makassar.

Kegiatannya dikawal langsung Kabid Pemasaran Area I Kemenpar Ida Fahmiwati dan Kasubid Pemasaran Area I Alfin Merancia. Selain itu, Ketua ASITA Sumut Solahuddin Nasution ikut serta dalam misi promosi wisata Danau Toba. Ketiganya tak pernah berhenti melihat, mengamati dan merasakan detak pasar Sulawesi Selatan yang dinilai sangat potensial.

Animo berlibur masih tetap tinggi. Antusiasme buyers Sulawesi Selatan juga tidak surut.

Ketua DPD ASITA Sulsel dan Ketua DPD ASITA SUMUT di sela sela pelaksanaan Table Top #Ayoketoba

“Makassar didesain untuk services, jadi Hub Indonesia Timur. Kotanya terus membangun. Tourism dan finansialnya bagus. Sangat pas untuk berlibur  ke danau Toba,” kata Menpar Arief Yahya, Jumat 7 Desember 2018.

Senada dengan sellers yang menjual Hotel Le Polonia, Irwan Surbakti. Menurutnya, dulu banyak GM-GM hotel di Toba dan Medan yang memandang sebelah mata pasar Sulawesi Selatan. Sekarang justru terbalik. Itu lantaran dari mulai anak muda hingga orang tua sudah banyak yang melirik Toba. Maklum, banyak kesamaan culture antara Tana Toraja di Sulsel dengan budaya Batak di Danau Toba. Aksesnya gampang. Banyak dihubungkan maskapai-maskapai nasional.

Baca :Hari kelima libur lebaran, pengunjung pasir putih Bira membludak
Table Top #AyoKeToba

“Banyak yang enjoy sekali menikmati alam dan budaya Toba yang toleran,”terangnya.

Irwan juga mengaku dengan Table Top #AyoKeToba edisi Makassar ini dinilai sangat bagus.

“Bagus sekali. Semua appointment ketemu. Bahkan yang tidak pernah saya duga sebelumnya, banyak yang masuk. Beberapa juga buyers besar! Terima kasih untuk Kementerian Pariwisata,”ujarnya.

Selain itu, sellers lain sebut saja Indah Lestari yang menjual Taman Simalem mengatakan pemasaran sudah dibantu Kemenpar. Akses darat dan udara sudah digas Kementerian lain. Amenitasnya juga sudah sangat kuat.

“Semua sudah luar biasa. Bahkan ini sudah yang paling konkret, paling terasa buat industri. Branding Toba sudah  kuat sekali, lebih mudah kami berjualan. Kalau brand pariwisata kuat, maka itu akan menaikkan value produk yang terkait dengan branding itu,”tutup Indah.