Dinkes Makassar Sambut Baik Inovasi Kucata’Ki Disdukcapil

Dinkes Makassar Sambut Baik Inovasi Kucata'Ki Disdukcapil

Terkini.id, Makassar – Inovasi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kucata’Ki, disambut baik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar.

Inovasi tersebut menurut Dinkes Makassar akan memberi nilai tambah pada pelayanan di fasilitas kesehatan.

“Sejak pertemuan tuk sosialisasi bahkan, kami langsung sambut baik. Ini nilai tambah bagi pelayanan di rumah sakit dan puskesmas,” ungkap Kadis Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin, usai menandatangani kerjasama dengan Disdukcapil di Hotel Best Western Makassar, Rabu, 8 Agustus 2018.

Kucata’ Ki adalah inovasi yang menunjukan inklusifitas pelayanan administrasi kependudukan di Makassar, di mana setiap bayi yang lahir di rumah sakit dan puskesmas langsung memiliki akta kelahiran.

“Yang dulunya harus mondar mandir mengurus akta kelahiran anaknya, kini tidak perlu lagi karena semuanya berbasis online. Karena ini adalah hak anak yang harus dipenuhi, identitas kependudukan,” ucap Naisyah.

Lanjut Naisyah, sebagai tahap awal, Kucata’Ki diterapkan di seluruh Puskesmas serta di 5 rumah sakit ibu dan anak.

“Tentunya kami berharap ini akan diterapkan di seluruh rumah sakit. Tapi untuk sementara baru lima yang akan menerapkannya,” pungkasnya.

Komentar

Rekomendasi

Siagakan 47 Puskesmas, Cara Pemkot Makassar Cegas Virus Corona

Tak Ada Penghapusan Honorer, Justru Pengalihan Status Pegawai

Jelang Pilwali Makassar 2020, None-Fauzan Mencuat

Hanya Eselon Ini yang Bisa Parkir di Ruang Lingkup Balai Kota Makassar

Didampingi IAS, Deng Ical Silaturahmi Bersama Ribuan Tim Ucok Community

Dompet Dhuafa Sulsel Gelar Aksi Kampanye ‘Stop Diskriminasi Kusta’

NasDem Beri Sinyal Usung Danny Pomanto, Surya Paloh: Catatan Tidak Boleh Kalah

Appi Ingin Hapus Iuran Sampah Jika Jadi Walikota Makassar

Disebut Bakal Berpasangan Dengan Prof Yusran di Pilwali Makassar, Appi: Bulan Maret Kita Putuskan

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar