Dinkes Palopo Gelar Pertemuan Terkait Kampanye Pencapaian Imunisasi MR 

Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Kesehatan Kota Palopo menggelar pertemuan Penguatan Imunisasi Rutin dan Percepatan Pencapaian Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) tingkat Kota Palopo, bertempat di Ruang Pola Kantor Walikota Palopo, Senin 10 Desember 2018.

Terkini.id, Palopo – Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Kesehatan Kota Palopo menggelar pertemuan Penguatan Imunisasi Rutin dan Percepatan Pencapaian Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) tingkat Kota Palopo, bertempat di Ruang Pola Kantor Walikota Palopo, Senin 10 Desember 2018.

Salah satu yang menjadi pembahasan adalah Fatwa MUI  No 33 tahun 2018 tentang penggunaan Vaksin MR yang merupakan produksi  Serum Institute of India (SII).

Mewakili Kepala Kementerian Agama Kota Palopo, H. Ahmad Pattola pada kesempatan tersebut menyampaikan terkait Vaksin MR, yang beberapa bulan yang lalu, menjadi soal, dimana Pihak Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) akhirnya memutuskan bahwa Vaksin MR,  diperbolehkan untuk digunakan imunisasi dan sudah mengeluarkan edaran kepada para pengguna Vaksin.

“Keputusan tersebut  didasarkan pada tiga hal yaitu, kondisi darurat syar’iyyah (Kondisi Keterpaksaan), keterangan dari ahli yang kompeten dan dipercaya menyatakan bahwa terdapat bahaya yang timbul bila tidak imunisasi,”ungkap Ahmad.

Lanjutnya, MUI memperbolehkan kegunaan Vaksin karena mempertimbangkan banyaknya manfaat dari Vaksin di bandingkan dengan kekurangannya. Apalagi ketika anak tidak melakukan Vaksin itu akan berdampak pada ketahanan/ kekebalan tubuh anak.

Sementara itu, Wakil Walikota Palopo, Ir. H. Rahmat Masri Bandaso (RMB) saat membuka kegiatan tersebut menekankan terkait imunisasi MR   semua harus bertanggung jawab, dari informasi Dinas Kesehatan target yang dibebankan adalah 95% dimana saat ini baru mencapai 57%.

“Ini artinya harus ada upaya mencapai target agar Imunisasi MR ini untuk anak usia 9 bulan sampai 15 tahun ini dapat dipastikan anak kita semua sudah mendapatkan imunisasi MR,”harap RMB.

Lanjutnya, Kepada Camat Lurah, agar membantu dalam mendata dan  mendaftar anak anak dilingkungan masing masing yang belum di imunisasi. Apalagi pada Minggu ke empat di bulan Desember mendatang akan ada evaluasi terkait pencapaian harus minimal 95%.

“Jadi semua pihak harus bersama sama memastikan anak-anak dilingkungan kita sudah di imunisasi MR,”tandasnya.

Pada pertemuan itu disampaikan materi terkait Virus MR  oleh Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Palopo, Embo Paloga yang membahas  Campak Rubella pada setiap Sekolah di Kota Palopo. Dan penyampaian arahan oleh Konsultan Unicef,  dr. Muhammad Al Habsyi.

Turut Hadir pada agenda tersebut diantaranya Kadis Kesehatan Kota Palopo, dr. Dr. Ishaq Iskandar, Para Kepala Puskesmas, Tim Penggerak PKK Kota Palopo, para Camat dan Lurah se Kota Palopo, serta para Kepala Sekolah di semua tingkatan Sekolah.

Berita Terkait
Direkomendasikan
Komentar
Terkini