Dinonaktifkan dari Anggota KPU, Pelapor Sri Wulandari adalah Ketua KPU Sulsel

Andi Sri Wulandari.(ist)

Terkini.id, Soppeng – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Soppeng, Andi Sri Wulandari, dikabarkan dinonaktifkan oleh KPU Pusat karena diketahui pernah menjadi Caleg.

Keputusan menonaktifkan Andi Sri Wulandari, karena diduga wanita tersebut pernah menjadi calon legislatif pada tahun 2014 silam.

Pemberhentian Andi Sri Wulandari tersebut terlihat dari surat keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia dengan nomor : 1783/pp-06-kpt/05/KPU/XI/2018 tentang pemberhentian sementara anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Soppeng atas nama Andi Sri Wulandari.

Disebutkan, KPU RI memberhentikan sementara mantan Ketua KPU Soppeng itu, dengan dasar: syarat menjadi anggota KPU adalah telah mundur dari keanggotaan partai politik paling singkat 5 tahun.

Sementara itu, Andi Sri Wulandari yang pernah menjadi anggota legislatif pada tahun 2014, tentu saja berarti pernah menjadi anggota partai 4 tahun lalu (belum lewat 5 tahun).

Dilaporkan oleh Ketua KPUD Sulsel

Dilansir dari laman Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), aduanuntuk Sri Wulandari sedang berproses sidang dengan nomor perkara 327/I-P/L-DKPP/2018, Tanggal 16 November 2018.

Dalam laman tersebut, tertulis nama Ketua KPUD Sulawesi Selatan, yakni Misna M Attas sebagai pengadu.

Disebutkan juga, hasil rapat verifikasi materil telah dilakukan majelis hakim DKPP pada 27 November 2018 lalu.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Pilkada

Muhammad Ismak Siap Benahi Kesemrawutan Makassar

Terkini.id -- Pengacara nasional Muhammad Ismak yang disebut-sebut akan ikut dalam kontestasi Pemilihan Walikota Makassar 2020 mendatang mengaku siap benahi kesemrawutan kota."Sebagai pengacara dan
Pilkada

Warga Makassar Butuh Figur Baru di Pilwalkot

Terkini.id -- Pasca pemilihan Walikota 2018, yang memenangkan kotak kosong, kota Makassar baru akan memiliki Walikota definitif tahun depan.Hiruk pikuk pemilihan walikota dan momen
Pilkada

Begini Pesan Idul Adha Muhammad Ismak

Terkini.id -- Menghadapi hari raya kurban, pengacara nasional yang disebut ikut meramaikan bursa Pilwalkot 2020 mendatang, Muhammad Ismak memberikan pesannya."Idul Adha menjadi momentum baik