Dinsos gelar Rakor Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Palopo Tahun 2018

Staf Ahli Wali Kota Palopo, Dr. H. Muh. Suyuti Yusuf didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Palopo, M. Tahir dan Kepala Dinas Kesehatan, dr. Ishaq Iskandar, saat Penyerahan SK Menteri Sosial kepada 5 pendamping PKH baru. di Auditorium Saokotae Palopo, Rabu 28 Maret 2018.

Terkini.id, Palopo – Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palopo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Palopo Tahun 2018. Yang dilaksanakan di Auditorium Saokotae Palopo, Rabu 28 Maret 2018.

Kepala Dinas Sosial Kota Palopo, M. Tahir dalam laporannya menyampaikan bahwa rakor kali ini adalah rakor kedua yang dilaksanakan oleh Dinas sosial Kota Palopo. Dimana telah dilaksanakan rakor pertama pada pada minggu sebelumnya.

Rakor kedua ini juga sebagai penyempurnaan data dan laporan serta sarana menerima masukan dalam rangka verifikasi data penerima PKH. Terkait PKH ini juga harus jelas dan menyesuaikan syarat kepesertaan PKH yang terdapat beberapa komponen.

Komponen yang dimaksud diantaranya, Komponen Kesehatan yang mencakup ibu hamil/nifas, anak usia di bawah 6 tahun, Komponen Pendidikan mulai jenjang SD, SMP, SMA, Komponen Kesejahteraan Sosial diutamakan disabilitas berat dan diutamakan lansia.

Staf Ahli Walikota Palopo, Dr. H. Muh. Suyuti Yusuf didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Palopo, M. Tahir dan Kepala Dinas Kesehatan, dr. Ishaq Iskandar, saat Penyerahan SK Menteri Sosial kepada 5 pendamping PKH baru. di Auditorium Saokotae Palopo, Rabu 28 Maret 2018.

Lanjutnya adapun tujuan yang ingin dicapai dalam Rakor ini diantaranya menjawab keluhan, saran sekaligus kritikan dari berbagai pihak dimana ada beberapa anggapan bahwa koordinator dan pendamping PKH tidak transparan, tidak melibatkan unsur RT, kelurahan dan masyarakat.

Menarik untuk Anda:

“Rakor kali ini kita berharap ada kesesuaian, bagaimana membangun kerja sama yang baik antara pemerintah dengan pendamping PKH dan bisa bekerja sama secara maksimal. Artinya harapan kepada Camat dan Lurah setelah rakor ini tidak ada lagi yang melakukan kegiatan di wilayah tanpa ada koordinasi dengan dinas Sosial, apalagi ke depan akan ada penambahan sekitar 2500 calon penerima PKH” harap Tahir.

Sementara itu, Asrullah Syam,S.Pd.,M.Pd selaku Koordinator wilayah PKH III Provinsi Sulawesi Selatan yang mewakili Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, menyampaikan program ini merupakan program pemerintah pusat melalui kementerian. Sebagai upaya untuk menuntaskan kemiskinan.

“Program ini diharapkan harus ada kerja sama yang baik dari pemerintah Kecamatan, kelurahan, serta pendidikan dan kesehatan maupun penyalur, agar dapat menyukseskan program PKH ini,” jelas Asrullah.

Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Palopo dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Wali Kota Palopo, Dr. H. Muh. Suyuti Yusuf dalam sambutannya menyampaikan PKH ini bisa berhasil dengan baik apabila dilakukan kerja sama yang baik dari semua pihak, terkhusus dari pihak kesehatan baik puskesmas, maupun puskesmas pembantu. Selanjutnya keterlibatan para camat dan lurah sangatlah penting sebagai struktur pelayanan pemerintah terdepan.

“Jadi sangatlah penting memang dilakukan koordinasi yang baik bagi semua stakeholder, karena jika seorang lurah tidak mengetahui jumlah penerima PKH nya berarti sudah ditebak kalau koordinasi tidak berjalan baik,” ungkap Suyuti.

Pada kesempatan tersebut, Ia juga mengatakan bahwa ada beberapa orang atau masyarakat yang mempertanyakan kenapa mereka tidak menerima PKH. “Mereka datang kepada saya, kenapa ka tidak terima PKH,” jelasnya.

Selain Rakor, juga dilaksanakan Penyerahan SK Menteri Sosial kepada 5 pendamping PKH baru dan 1 Supervisor PKH oleh Staf Ahli Wali Kota, Dr. H. Muh. Suyuti Yusuf, kepada masing-masing, Nurhidayah dari Kecamatan Bara, Endar Wati Muthmainnah dari Kecamatan Sendana, Aulia Febriana dari Kecamatan Wara, Kurdianzah Judding daru Kecamatan Wara Timur dan Muharram dari Kecamatan Wara Barat.

Diketahui, pada 2017 penerima rastra APBN adalah juga penerima PKH yang berjumlah 3109 dan mengalami penambahan menjadi 3759 pada tahun 2018. Rakor tersebut selain dihadiri Staf Ahli Wali Kota Palopo, Dr. H. Muh. Suyuti Yusuf, dan Koordinator Wilayah PKH III Provinsi Sulawesi Selatan, turut hadir pula Kepala Dinas Kesehatan dr. Ishaq Iskandar, Camat dan Lurah.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Pemkot Palopo Gelar Sosialisasi Roadmap Reformasi Birokrasi 2020-2024

Cegah Stunting, 10 Semua Kecamatan di Palopo Gelar Sosialisasi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar