Dinsos Makassar Bantah Pendamping PKH Dukung Capres Tertentu

Dinsos Makassar
Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar, Iskandar Lewa

Terkini.id, Makassar – Plt Kepala Dinas Sosial Kota Makassar (Dinsos Makassar) Iskandar Lewa membantah tudingan adanya pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang diarahkan atau pun menyatakan dukungan terhadap pasangan Capres tertentu.

Menurut Iskandar, berdasarkan hasil penelusurannya di lapangan, ternyata hal itu hanyalah isu yang tidak bertanggung jawab. Tidak ada bukti yang ditemukan di lapangan terkait informasi dan laporan Pendamping PKH terlibat mendukung Capres atau Caleg tertentu, khususnya di Kecamatan Rappocini.

“Ini tentu isu yang sangat pronsipil bagi kami sehingga saya bersama kordinator PKH kota turun langsung mengklarifikasi hal tersebut. Saya juga didampingi lurah, minta ditunjukkan siapa orangnya, di mana tempatnya. Ternyata tidak ditemukan sehingga saya berkesimpulan hal itu adalah hoax,” katanya, Kamis 21 Februari 2019.

Iskandar: Jika ada pendamping PKH yang terlibat politik praktis maka akan diberi sanksi tegas

Jauh hari, mantan Kabag BPM ini mengaku telah mengingatkan dengan memberi peringatan kepada pendamping PKH. Jika ada yang terlibat politik praktis maka akan diberi sanksi tegas.

“Kita bisa berhentikan pendamping PKH yang coba main-main politik. Apalagi aturan terbaru dari Kementerian Sosial sudah ada bahwa jika ditemukan, kita bisa mengambil tindakan tegas berupa pemecatan,” jelasnya.

Menarik untuk Anda:

Hal ini, kata dia, termaktub dalam keterangan resmi kementerian sosial RI di www.kemsos.go.id. Pendamping PKH sama sekali tidak dibenarkan terlibat dalam kegiatan politik praktis. Hal ini juga berlaku pada Pendamping Jaminan Sosial.

“Ada pun prosedur pemecatan dapat ditempuh dengan mekanisme, jika adanya bukti yang diterima berdasarkan laporan masyarakat. Lalu dilaporkan kepada Kementerian untuk selanjutnya dilakukan verifikasi faktual di lapangan,” ujar Iskandar.

“Kemudian pihak kementerian melakukan pemberhentian melalui dewan komisi atau dewan kehormatan Program Keluarga Harapan,” pungkasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Fadli Ananda Resmikan Posko FAnS  di Kecamatan Rappocini

Dugaan Perobekan Uang, Walhi Sulsel Sebut Ada Upaya kriminalisasi Nelayan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar