Direktur Polbangtan Gowa: Jaga Jarak dan Hindari Keramaian lalu Jalankan Protokol Kesehatan Pemerintah

Arahan Direktur Polbangtan Gowa

Terkait Pendemi COVID-19, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa mengharapkan seluruh civitas agar tidak panik menghadapi penyebaran virus corona ini. Jangan panik, tapi tetap waspada, jalankan protokol kesehatan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah. Selain itu, jaga jarak dengan orang sekitar lalu hindari keramaian. Hal ini dikatakan Dr. Syaifuddin selaku Direktur Polbangtan Gowa pada rapat sosialisasi dan tindak lanjut arahan Kepala Badan PPSDMP melalui Cloud Meeting. (16/03).

Untuk lebih jelasnya, kalian wajib mencari informasi resmi terkait virus ini, banyak sekali HOAX yang bertebaran melalui media sosial. Cari informasi COVID-19 hanya melalui situs resmi.

Berikut adalah daftar Protokol Kesehatan Penanganan COVID-19, sebagaimana dilansir dari Instagram Kemenkes RI.

1. Jika Merasa Tak Sehat Masyarakat yang merasa tidak sehat dan mengalami gejala seperti demam, batuk/pilek, sakit tenggorokan, gangguan pernapasan, diimbau untuk beristirahat atau bila keluhan berlanjut, maka segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Yang harus dilakukan saat ke fanyankes yaitu: gunakan masker, ikuti etika batuk/bersin yang benar serta tidak menggunakan transportasi massal atau umum.

2. Tenaga Kesehatan di Fasyankes Melakukan Screening Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 – Jika tidak memenuhi kriteria Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19, mana akan dirawat inap atau rawat jalan tergantung diagnosa dan keputusan dokter di fasilitas pelayanan kesehatan. – Jika memenuhi kriteria Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19, maka akan dirujuk ke salah satu rumah sakit rujukan yang siap untuk penanganan didampingi oleh nakes yang menggunakan alat pelindung diri (ADP).

3. Di RS Rujukan, Spesimen PDP Diambil untuk Pemeriksaan LAB dan Pasien Berada di Ruang Isolasi Spesimen akan dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) di Jakarta. Hasil pemeriksaan pertama akan keluar dalam 24 jam. Jika Negatif Jika hasilnya negatif, akan dirawat sesuai dengan penyebab penyakit. Jika Positif – Dinyatakan sebagai penderita COVID-19 – Sampel akan diambil setiap hari – Akan dikeluarkan dari ruang isolasi jika pemeriksaan sampel 2 kali berturut-turut hasilnya negatif.

4. Jika Anda Sehat, Namun – Memiliki riwayat perjalanan 14 hari yang lalu ke negara dengan transmisi lokal COVID-19, maka lakukan self monitoring. – Merasa pernah kontak dengan kasus konfirmasi COVID-19, maka segera lapor ke petugas kesehatan dan periksa ke fasyankes.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi Hotline Center Corona 199 ext 9. Kemenkes RI Imbau masyarakat untuk lakukan langkah pencegahan, sebagai berikut: – Sering cuci tangan pakai sabun – Gunakan masker bila batuk atau pilek – Konsumsi gizi seimbang, perbanyak sayur dan buah – Hati-hati kontak dengan hewan – Rajin olahraga dan istirahat cukup – Jangan konsumsi daging yang tidak dimasak – Bila batuk, pilek dan sesak napas segera ke fasilitas kesehatan.

Komentar

Rekomendasi

Lawan Corona, Mahasiswa KKN UINAM di Bulukumba Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Cegah Corona, Mahasiswa KKN UINAM Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Desa Datara Gowa

Begini Cara Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Isi Waktu Saat di ‘Rumah Saja’

Makin Mewabah, Polbangtan Gowa Lakukan Pemeriksaan Suhu Tubuh Di Gerbang Masuk Area Kampus

Mahasiswa UINAM Terpaksa Kuliah Online karena Wabah COVID-19

Direktur Polbangtan Gowa Bagi-bagi Masker, Vitamin Sekaligus Makan Bubur Kacang Ijo & Sarabba Bareng THL, Satpam dan Supir

Alumni FKG Unhas Sumbang Chamber Sterilizer untuk Rumah Sakit Sayang Bunda

Direktur Polbangtan Gowa: Tetap Produktif Walau Bekerja Dari Rumah

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar