Dirgahayu SPORC ke-14 KLHK, Cari Tangkap dan Tuntaskan !

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Hujan mengguyur wilayah Makassar sejak subuh tadi namun bukan menjadi penghalang untuk mengobarkan semangat para rimbawan pada satuan kerja KLHK dalam merayakan hari jadi Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat / SPORC ke-14 yang juga dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada kesempatan pagi tadi Senin, 06/01/2020 bertempat di BDLHK Makassar. Apel dilaksanakan dalam rangka memperingati Dirgahayu SPORC yang telah memasuki usia 14 Tahun.

Jalannya Apel berlangsung khidmat, Setelah prosesi upacara serta menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Sambutan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Pembina Upacara, Kepala Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum LHK Sulawesi Kurniawan Dody Kurniawan, S.Pt, MH.

Menteri LHK Siti Nurbaya menyampaikan, Salam SPORC serta apresiasi yang sebesar-besarnya kepada para penggagas dan seluruh anggota SPORC POLHUT dan PPNS yang telah bersama-sama memberikan pengorbanan, Sumbangsihnya dalam membangun Bangsa dan Negara Indonesia dengan mengamankan Sumber Daya Hutan dan Sumber Daya Alam yang lainnya. Peringatan hari ulang tahun ke-14 ini dilaksanakan serentak pada Brigade di seluruh wilayah Indonesia.

Menarik untuk Anda:

Pada kesempatan ini pula Menteri LHK ingin menegaskan, bahwa menjaga keutuhan ekosistem hutan merupakan tugas mulia kita semua melalui pemanfaatan sumber daya kehutanan secara hutan merupakan kunci untuk mewujudkan Indonesia maju .

Dan memberikan apresiasi atas kinerja baik yang dilakukan oleh jajaran Direktorat Jenderal Penegakan Hukum KLHK. Capaian kinerja yang telah dilakukan oleh Anggota SPORC bersama POLHUT dan PPNS selama 5 tahun terakhir sangat baik. Sebanyak 441 operasi pembalakan liar dengan hasil yang bisa diamankan sebanyak 34.934,82 M3.

Kemudian, 460 operasi perambahan kawasan hutan dengan hasil luas yang bisa diamankan seluas 18.777.295 Ha. 279 operasi tumbuhan dan satwa liar dengan hasil yang bisa diamankan 226.600 ekor satwa dan 12.688 buah bagian tubuh satwa. Serta 731 kasus berhasil P-21, yang difasilitasi oleh Polri / Kejaksaan sebanyak 181.

Terakhir, Menteri LHK Siti Nurbaya juga menghimbau, Teruslah mengembangkan kapasitas dan kemampuan dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan kawasan hutan, Pengembangan kapasitas dan kemampuan ini sangat penting dilakukan untuk menghadapi segala kompleksitasnya pada kejahatan di lapangan. Dalam mengembangkan modus operandi jaringan, bahkan yang melibatkan jaringan Trans Nasional pada kejahatan dimana pelaku kegiatan ini ingin mendapatkan keuntungan yang besar sehingga mereka akan menggunakan berbagai cara untuk melakukan dan melindungi yang mereka lakukan termasuk melawan para aparat penegak hukum.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh Satker KLHK SulSel, nampak hadir Kooordinator Wilayah Satker LHK Sulawesi Selatan Kepala Pusat P3E Sulawesi dan Maluku, Kepala Balai Besar KSDA bersama para Kepala Balai , Kabid , Kasubbid serta Staf lingkup jajaran keluarga besar satuan kerja KLHK di Sulawesi Selatan.

Apel peringatan Dirgahayu SPORC ke-14 ini juga dihadiri oleh para tamu kehormatan diantaranya dari Komandan DenPOM XIV/4 Makassar, Komandan Lantamal VI Makassar, Dirkrimsus Polda SulSel serta Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan serta menampilkan aksi yel yel khas SPORC dihadapan para peserta Upacara.

Dirgahayu Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat/SPORC ke-14 semoga semakin jaya selalu, sesuai dengan mottonya BERFIKIR TEPAT, BERTINDAK TEPAT, HASIL AKURAT dengan semboyan Doktrin SPORC yakni CARI TANGKAP, TUNTASKAN.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Terungkap, Seharusnya Pol Espargaro Yang Menggantikan Valentino Rossi di Yamaha

Balai Gakkum Sulawesi Adakan Ekspose Pembahasan Rumusan Tindak Lanjut Pengaduan di Gorontalo

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar