Disperindag Parepare Umumkan Turunnya Harga Beras di Pasaran

Ilustrasi beras (Ist)

Terkini.id, Parepare – Dinas Perdagangan Kota Parepare merilis perkembangan harga bahan pangan dari sejumlah pasar tradisional di Kota Parepare, sejak sepekan terakhir. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Kota Parepare, Ira Irianty, melaporkan, harga cabai merah besar naik dari Rp20 ribu per kilogram (kg) menjadi Rp25 ribu per kg.

Harga bumbu masak lainnya seperti tomat juga naik Rp1.000 per kg. Saat ini, harga tomat naik dari Rp14 ribu per kg menjadi Rp15 ribu kg.

“Harga bumbu masak seperti cabai dan tomat naik, pasokan dari pedagang pengepul kurang mulai berkurang. Kami imbau pedagang tidak menaikkan harga pangan secara sepihak agar daya beli masyarakat tidak menurun,” katanya.

Selain itu, harga bahan pangan turun yakni beras murah turun dari Rp8600 per kg menjadi Rp8400 per kg, beras kristal turun dari Rp11 ribu per kg menjadi Rp10 ribu per kg, dan beras cap santana turun dari Rp9500 per kg menjadi Rp9 ribu per kg.

Sedangkan, beras cap 74 turun dari Rp9500 per kg menjadi Rp9 ribu per kg, beras cap bromo turun dari Rp9500 per kg menjadi Rp9 ribu per kg. “Saat ini, stok beras di pasar normal dan pasokan dari pedagang pengepul juga banyak,” katanya.

Menarik untuk Anda:

Plt Kepala Dinas Perdagangan Kota Parepare, Muhammad Husni Syam, mengatakan, harga cabai merah besar dan tomat mengalami kenaikan sejak tiga hari ke depan. Sedangkan, harga beras mulai turun seperti halnya yang terjadi di Pasar Lakessi, menunjukkan harga telur ayam ras mulai turun sebesar Rp3 ribu.

“Saat ini, telur dijual Rp 42 ribu per rak. Harga telur ayam ukuran besar dijual seharga Rp48 ribu per rak,”ujarnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Taufan Pawe: Instruksikan Partai Golkar Barru Bergerak Menangkan Malkan – Udin

Pemkot Parepare Sentuh ASN Untuk Beralih dari Gas Elpiji 3 Kg ke Bright Gas

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar