Disuruh tandatangan, pasien KIS disuruh beli obat diluar RSUD Pangkep

BPJS Kesehatan

Terkini.id,Pangkep – Sudah empat hari terakhir pasien miskin di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pangkep pemegang KIS (Kartu Indonesia Sehat) tidak dapat menikmati layanan obat gratis. Mereka harus membeli obat diluar dengan resep dari dokter RSUD Pangkep.

Salah seorang keluarga pasien, Sukri Kecamatan Liukang Tupabiring, Pangkep menuturkan, sejak pamannya masuk rumah sakit dirinya mondar mandir ke apotek untuk menebus resep. Ia mengatakan, pihak RSUD Pangkep menyodorkan surat pernyataan untuk ditandatangani keluarga pasien.

“Saya disuruh tanda tangan surat pernyataan bersedia membeli obat diluar RS. Alasanya obat habis,” kata Sukri, Selasa 20 Maret 2018.

Bukan hanya pemegang KIS, pemegang artu BPJS Kesehatan pun mengalami hal serupa. Awal yang juga bapaknya dirawat mengeluhkan hal yang sama. “Sudah tiga hari ini kami beli obat diluar padahal sudah bayar BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Terkait hal ini, Humas RSUD Pangkep, Mansyur berkilah. Menurutnya pembelian obat diluar RSUD Pangkep memang terjadi jika obet yang dibutuhkan pasien tidak tersedia di RSUD Pangkep. Namun pihak RSUD mengimbau keluarga pasien untuk mengganti biaya pembelian obat.

“Kalau masalah beli obat diluar ada memang yg diminta beli diluar kalo persediaan obat di RSUD tidak tersedia. Tetapi tetap ambil kuitansi utk mendapatkan biaya penggantian (refund) dari RSUD selama obat tersebut masuk dalam formularium nasional obat yg ditanggung BPJS,” kata Mansyur.

Soal penggantian biaya pembelian obat, Sukri mengatakan dirinya tidak diberitahu adanya hal tersebut. Apalagi setelah dirinya membubuhkan tandatangan di surat pernyataan, pihak RSU mengambil kembali surat itu.

“Kami tidak diberitahu kalau uang pembelian obat bisa diganti dan soal penggantian uang juga tidak ada di surat pernyataan. Apalagi sudah kami tandatangani, suratnya diambil petugas rumah sakit,” ujarnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini