Ditangkap KPK, Bupati Nganjuk Tak Diakui PDIP dan PKB sebagai Kader

Terkini.id, Jakarta – Pihak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai PDI-Perjuangan Jawa Timur tak mengakui Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat sebagai kader.

Sebelumnya, beredar kabar dimana Bupati Nganjuk Novi Rahman masuk dalam 10 orang yang ditangkap pada OTT (operasi tangkap tangan) KPK.

Operasi tersebut dilakukan oleh KPK pada Minggu, 9 Mei 2021.

Baca Juga: Agar Kabupaten Bogor Mendapatkan Predikat WTP, Ade Yasin Rela Suap...

Awalnya, pihak PKB Jawa Timur enggan mengakui bahwa Novi merupakan kader PKB.

Bantahan tersebut disampaikan oleh Sekretaris DPW PKB Jatim, Anik Maslachah. Bahkan Anik menyebut bahwa Novi adalah kader partai PDIP.

Baca Juga: Bukan Salah Saya! Bupati Bogor Ade Yasin: Saya Dipaksa Bertanggung...

Mendengar hal tersebut, pihak PDIP pun membantah tudingan pihak PKB.

Wakil Ketua DPD PDIP Jatim, Deni Wicaksono mengatakan pihaknya pernah berkoalisi dengan PKB saat mengusung Novi.

Namun, ia membantah bahwa Novi merupakan anggota PDIP. Ia mengatakan bahwa Novi merupakan pengurus DPW PKB Jatim yang diakui dalam Musyawarah Wilayah PKB Jatim yang berlangsung pada 9 Januari 2021.

Baca Juga: Bukan Salah Saya! Bupati Bogor Ade Yasin: Saya Dipaksa Bertanggung...

l

“Waktu itu kita baca beritanya yang sangat luas di media bahwa Pak Novi masuk kepengurusan PKB Jatim,” ujar Deni, dikutip dari Rmol oleh terkini.id.

“Oh ya sudahlah, itu pilihan politik beliau, meskipun pada waktu Pilkada Nganjuk 2018, Pak Novi diusung bersama oleh PKB, PDI Perjuangan, dan Hanura,” lanjutnya.

Bahkan, kata Deni, Novi telah ditetapkan sebagai Wakil Ketua DPW PKB Jatim Periode 2021-2026 oleh Sekretaris PKB Jatim Anik Maslachah.

“Tapi kalau memang Pak Novi memilih PKB dan itu sudah diumumkan resmi oleh Sekretaris PKB Jatim Bu Anik Maslachah, ya monggo,” kata Deni.

Deni menyayangkan ada tudingan bahwa Novi merupakan kader PDIP usai Novi diduga terlibat kasus korupsi.

“PDIP tidak pernah menyatakan Pak Novi sebagai kader pengurus partai. Kan PKB sudah mengumumkan sejak Januari 2021 bahwa Pak Novi adalah Wakil Ketua DPW PKB Jatim,” ujar Deni.

“Ketika partai lain sudah memasukkan seseorang itu sebagai pengurus, ya tentu tidak mungkin masuk ke PDIP,” pungkasnya.

Bagikan