Ditemukan di Toraja, bocah Argentina diduga diculik ayahnya

Bocah asal Argentina, Alum Langone/ ist

Terkini.id, Toraja – Setelah ditemukan di Ketu Kesu, Kabupaten Tana Toraja (Tator), Bocah asal Argentina, Alum Langone selanjutnya akan diserahkan ke Kedutaan Besar Argentina yang ada di Jakarta.

Hal itu diungkapkan, Kapolres Tator AKBP Julianto Sirait saat dihubungi via telpon. Ia mengatakan, bocah berusia tujuh tahun itu saat ini dalam perjalanan menuju Makassar.

“Untuk menindak lanjuti, anak tersebut akan diserahkan di Kedutaan Besar Argentina yang ada di Jakarta,” kata Julianto.

Dikatakan Julianto, anak itu ditemukan oleh warga setempat di sebuah Restoran yang ada di diwilayah Kete Kesu.

Penemuan ini berkat kerjasama dengan pihak kepolisan Polres TanaToraja.

“Iya kami temukan di daerah Kete Kesu tadi pagi, saat mendapatkan informasi dari warga,” ucap Kapolres Tator AKBP Julianto Sirait saat dihubungi, Selasa 6 Februari 2018.

Julianto menjelaskan, bahwa anak tersebut ditemukan dalam keadaan baik-baik. Saat itu dilihat oleh warga sedang makan bersama ayahnya di restauran yang ada di Ketu Kesu, Toraja Sulsel.

“Kami temukan dalam keadaan baik-baik saja,” terang Julianto.

Julianto mengaku belum bisa membeberkan motif dibalik penculikan Alum yang diduga dilakukan ayahnya sendiri.

“Itu nanti kalau kita sudah melakukan penyelidikan yang jelasnya anak tersebut sudah kita amankan dengan baik,” akunya.

Komentar

Rekomendasi

Berita Lainnya

Trump Salahkan WHO Atas Banyaknya Korban Corona di Amerika Serikat

Tim Peneliti Australia Klaim Temukan Obat Penyembuh Virus Corona, Ini Nama Obatnya

Menolak Saat Disuruh Pakai Masker, Pria di Filipina Ditembak Mati

China Umumkan Puluhan Ribu Kasus Covid-19 Tanpa Gejala

Arab Saudi Minta Umat Muslim Tunda Persiapan Haji Tahun Ini

Kasus Virus Corona di Italia Tembus Angka 100 Ribu

Pesawat Pengangkut Pasien Corona di Filipina Jatuh, Semua Penumpang Tewas

Kabar Gembira, Ilmuwan Iran Berhasil Uji Coba Vaksin Virus Corona

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar