Doa Seorang Jenderal yang Patut Direnungkan

Douglas MacArthur dan anaknya

DOUGLAS MacArthur (1880-1964) adalah jenderal dengan kemauan baja, pikiran jernih, dan hati yang lembut.

Pada saat Perang Dunia II ia ditetapkan menjadi Komandan Tertinggi Pasukan Sekutu di wilayah Pasifik Selatan.

Sebelum mendarat pada 1944 di Jayapura, Papua, dalam rangka melompat ke Filipina, ia bermarkas besar di Brisbane, Australia.

Ketika itu ia menggubah sebuah doa tentang puteranya, yang terjemahan bebasnya ada di bawah ini:

Ya Tuhan, bentuklah puteraku menjadi orang yang cukup kuat untuk tahu bahwa ia lemah, cukup berani ketika ia takut; orang yang bangga dan tetap tegak menerima kekalahan secara terhormat, rendah hati dan lembut ketika mencapai kemenangan.

Menarik untuk Anda:

Bentuklah puteraku menjadi orang yang tidak hanya mempunyai keinginan tanpa tindakan; orang yang mengenalMu – dan yang pengenalan terhadap dirinya menjadi batu penjuru pengetahuannya.

Tuntunlah ia, ya Tuhan, bukannya di jalan yang mudah dan santai, melainkan jalan kesulitan dan tantangan.

Biarlah di sana ia belajar tegak menghadapi badai; biarlah di sana ia belajar bersimpati kepada mereka yang gagal.

Bentuklah puteraku menjadi orang yang jernih hatinuraninya dan tinggi tujuan hidupnya; orang yang memimpin dirinya sebelum memimpin orang lain; orang yang menggapai masa depannya tanpa melupakan masa lalunya.

Setelah kesemuanya itu, tambahkanlah lagi rasa humor kepadanya, ya Tuhan, agar ia selalu hidup di dalam kesungguhan, tetapi bukan kesungguhan yang berlebihan tentang dirinya.

Berkatiah ia dengan kerendahan hati sehingga ia selalu mengingat kesederhanaan dari kebesaran yang sejati, terbuka terhadap kearifan yang sejati, dan tahu tentang kelemahan dari kekuatan yang sejati.

Dengan demikian, maka aku, ayahnya, berani berbisik, bahwa “hidupku tidak sia-sia.”

Renungan: Apa doaku untuk generasi penerus, kini dan di sini?

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Ketauladanan Ibrahim AS- 02

Money Politik, Diantara Larangan dan “Kebutuhan” Warga

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar