Dokter Fadli Tegaskan Tak Akan Maju Jalur Perseorangan di Pilwalkot Makassar

Bakal Calon Walikota Makassar, Dokter Fadli Ananda. /Nasruddin

Terkini.id — Bakal Calon Walikota Makassar, Dokter Fadli Ananda menegaskan dirinya tidak akan maju pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar, jika maju menggunakan jalur perseorangan.

Sebab Fadli optimis bakal mendapatkan kendaraan partai politik pada momentum lima tahunan itu.

“Saya tidak akan maju kalau jalur perseorangan. Kalau saya tidak dapat partai, lebih baik saya tidak maju,” tegas Fadli, ditemui di Cafe Rumah Sakit Ananda, Jalan Andi Djemma Makassar, Minggu 16 Juni 2019.

Fadli mengungkapkan punya kedekatan dengan sejumlah elit di Jakarta seperti, Ahmad Sahroni (Anggota DPR RI dari NasDem), Erick Thohir (Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf), bahkan ia memiliki kedekatan dengan Calon Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin.

“Kebetulan saya kemarin di Repnas Jokowi-Ma’ruf, saya punya kedekatan dengan sejumlah elit-elit pusat, termasuk pak Ma’ruf Amin,” ungkapnya.

Dengan kedekatan dengan sejumlah elit pusat, dirinya optimis bakal mendapatkan partai politik di Sulsel.

Selain itu, Fadli juga sudah membangun komunikasi terhadap sejumlah tokoh di Makassar, termasuk sejumlah bakal calon lain yang bermunculan. “Istilahnya kita mappatabe,” pungkasnya.

Komentar

Rekomendasi

Dompet Dhuafa Sulsel Gelar Aksi Kampanye ‘Stop Diskriminasi Kusta’

NasDem Beri Sinyal Usung Danny Pomanto, Surya Paloh: Catatan Tidak Boleh Kalah

Appi Ingin Hapus Iuran Sampah Jika Jadi Walikota Makassar

Disebut Bakal Berpasangan Dengan Prof Yusran di Pilwali Makassar, Appi: Bulan Maret Kita Putuskan

NasDem Serahkan SK Rekomendasi Kepada Lima Kandidat Pilkada di Sulsel

PPP Akan Serahkan SK Usungan ke Adnan-Kio Pada Harla ke-47

Lantik Pengurus Gerakan Pemuda Mallengkeri Bersatu, Ini Harapan Camat Tamalate

Ratusan Alumni Kosmik Unhas Angkatan 94 Ikuti Reuni Perak di Pantai Akkarena

Kembangkan UMKM, Diskop UKM Sulsel Teken MoU dengan STIE Nobel

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar