Dollar Menjulang Tinggi, Harga Cengkeh Justru Anjlok

Cengkeh

Terkini.id,Bulukumba – Meski harga dollar menguat namun harga salah satu komoditi ekspor yakni cengkeh justru harganya kian menurun.

Salah seorang pedagang cengkeh di Bulukumba,Lukman mengatakan bahwa naiknya harga dollar tidak memberi pengaruh signifikan bagi harga cengkeh.

“Biasanya kalau harga dollar naik,harga cengkeh juga naik, ini malah turun “,ujarnya kepada¬†terkini.id, Senin 10 September 2018.

Lukman mengatakan saat ini harga cengkeh kering hanya Rp.87.000 padahal sebelumnya harganya masih Rp.93.000, begituoun harga cengkeh yang kondisi basah dimana harganya saat ini Rp 23.000 dari harga sebelumnya Rp.29.000.

Hal in dikarenakan menurut Lukman, saat ini sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan khususnya Bulukumba, Sinjai dan Bantaeng tengah panen raya. Ditambah lagi di daerah lain seperti Palu dan Sultra juga panen raya.

“Produksi cengkeh tahun ini melimpah bahkan kenaikannya hingga 40 persen ketimbang tahun lalu,”jelasnya lagi.

Akibat pasokan yang melimpah, sejumlah perusahaan seperti perusahaan rokok juga kewalahan.

Untuk ekspor sendiri biasanya cengkeh laku di pasar pasar eropa dan timur tengah untuk diolah menjadi bahan baku obat obatan dan kosmetik.