Dosen Asing Mengajar di Perguruan Tinggi Indonesia, Menristekdikti Target Tahun 2020

Terkini.id, Semarang – Kabar soal dosen asing yang mengajar di kampus di dalam negeri makin ditegaskan oleh pemerintah.

Pemerintah bakal mendatangkan rektor dari luar negeri demi meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah Air.
Selain mengajar, dosen asing bisa menjadi pemimpin perguruan tinggi di Indonesia, bahkan bisa mendapatkan gaji langsung dari pemerintah pusat.

“Ini yang menjadi tantangan kita (meningkatkan kualitas pendidikan), oleh karena itu bapak presiden mencanangkan kembali di tahun 2020 bagaimana nanti rektor ada dari perguruan tinggi asing,” kata Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), M Nasir, usai menghadiri Rapat Pleno Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Semarang di Kampus Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang, Senin 22 Juli 2019 seperti dilansir dari okezone.com.

Untuk memuluskan rencana tersebut, pihaknya pun akan memetakan perguruan tinggi yang dinilai perlu dipimpin oleh rektor dari luar negeri.
Selain itu, juga disiapkan peraturan bagi calon rektor dari luar negeri. Bahkan, terang dia, bila perlu aturan yang dinilai menghambat akan dicabut.

“Saya akan mapping-kan dulu. Saya akan cabut beberapa peraturan nanti, dan peraturan pemerintah juga disederhanakan supaya bisa memberikan kesempatan bagaimana kompetisi rektor dari luar negeri,” terang dia lagi.

Menurut Nasir, gaji yang diberikan kepada rektor luar negeri dipastikan tak membebani perguruan tinggi setempat. Sebab, gaji mereka akan ditanggung oleh pemerintah pusat.

Meski begitu, Nasir belum menjelaskan besaran gaji yang bakal diberikan.

“Nanti budgetnya saya bicarakan dengan menteri keuangan. Bagaimana kalau rektor dari luar negeri pendanaannya langsung dan pemerintah pusat, supaya tidak mengganggu keuangan yang ada di perguruan tinggi itu sendiri,” cetus dia.

“Kalau mengganggu (keuangan perguruan tinggi itu) memang akan problem, ini akan kami pikirkan,” tandas Nasir.

Berita Terkait