Dosen Fakultas Ekonomi UNM Berikan Pelatihan Proyeksi Bisnis Pada Pemilik Usaha Garam di Takalar

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
Foto: Sat Proses Pelatihan Berlangsung

Terkini.id – Sekelompok Dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar yang tergabung dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) 2019 memberikan pelatihan proyeksi bisnis kepada petani dan pemilik usaha garam yang ada di Kecamatan Mangara Bombang, Kabupaten Takalar pada Kamis, 12 September 2019.

Pelatihan tersebut dilakukan oleh dosen Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar terdiri dari Tenri SP Dipoatmodjo, S.E., M.M., Dr. Hety Budiyanti, SE., M.Ak., dan Dr. Anwar, S.E., M.Si.

Selama proses pelatihan, ketiganya melakukan penilaian mengenai proyeksi usaha garam yang ada di Kecamatan Mangara Bombang, Kabupaten Takalar.

Hasil identifikasi menunjukkan bahwa pola usaha yang diterapkan masih bersifat konvensional yang merupakan warisan turun temurun sehingga usahanya dari tahun ke tahun cenderung tidak mengalami perubahan yang berarti.

Sehingga mereka berharap setelah pemberian pelatihan tersebut, terdapat perubahan pola pikir masyarakat dalam pengelolaan usaha garam untuk menyikapi persaingan pasar, terutama ketika harga naik atau menurun pola yang diterapkan para petani usaha garam di lokasi pelatihan hanya cenderung menerima tanpa berusaha membentuk harga.

Rahman Dg. Pu’ding, salah satu pemasok garam, mengungkapkan bahwa mereka tidak bisa membentuk harganya sendiri, sehingga harga garam semakin menurun dan tidak dapat mencukupi kehidupan ekonomi petani garam yang ada di daerahnya.

“Awalnya Garam dari Harga Rp 120.000 turun menjadi Rp.25.000. Kami tidak bisa membentuk harga sendiri tanpa ada upaya melakukan konfirmasi kepada para petani,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia berharap agar ke depannya mereka terus diberikan pelatihan dan juga peralatan yang menunjang meningkatnya ekonomi masyarakat petani garam, juga produksi garam di daerahnya menjadi lebih baik dari sisi harga dan kualitasnya.

“Harapan kami dari petani yakni bagaimana cara harga bisa meningkat dan petani bisa sukses,”tuturnya.

 

Komentar

Rekomendasi

Penjual Sepeda Bekas Keliling ‘Menatap Harapan ditengah Corona’

Wujud Peduli Warga Prasejahtera, Sat Reskrim Polres Gowa  Adakan Bakti Sosial

Begini Cara Kaprodi Sejarah UNM Atur Penyelesaian Studi Tetap Berjalan Lancar

Pasien Ini Meninggal di RSAU dr Dody Sarjoto, Begini Ceritanya

Ini Tanggapan PT PLN Pusat Jakarta, Terkait Pidato Presiden Joko Widodo

Perlu Dipahami Sistem Pembelajaran Daring: Oleh Pakar Kurikulum dan Teknologi Pendiidkan Unnes

Pantau Posko Corona TSY minta Perhatikan Nakes Lebih Khusus

Panggilan Kemanusiaan, Makassar Kekurangan Stok Darah

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar