DPC Partai Demokrat Pangkep kecam pernyataan pengacara Novanto

Ketua DPC Partai Demokrat Pangkep, Andi Muhammad Ridha bersama Sekretaris Andi Syaiful Adam

Terkini.id, Pangkep – Pernyataan pengacara terdakwa kasus korupsi E KTP, Firman Wijaya yang menyebutkan adanya keterlibatan Presiden ke6, Susilo Bambang Yudoyono (SBY) dalam kasus ini dikecam oleh kader Partai Demokrat.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pangkep, Andi Muhammad Ridha mengatakan, pernyataan pengacara Novanto itu sangat merugikan partainya. Selain tanpa bukti, pernyataan keterlibatan SBY oleh Firman dalam sidang Novanto itu tendensius dan tanpa bukti.

“Pernyataan itu ingin membuat masyarakat tidak percaya kepada Partai Demokrat. Kami DPC Partai Demokrat Pangkep sangat mengecam pernyataan itu,” kata Ridha yang didampingi sejumlah pengurus di Kantor DPC Partai Demokrat Pangkep, Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro, Pangkep, Selasa, 6 Februari 2018.

Ridha mencurigai pernyataan Firman Wijaya adalah upaya menjatuhkan suara Partai Demokrat pada pemilu 2019. Untuk itu, Ridha juga menyatakan mendukung upaya hukum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat untuk melaporkan Firman Wijaya ke Bareskrim Polri atas pernyataannya.

“Ini kan sudah dekat pemilu, ini sangat merugikan kami. Untuk itu kami mendukung langkah hukum DPP Partai Demokrat dengan melaporkan Firman ke Bareskrim Polri,” ujarnya.

Komentar

Rekomendasi

Imbauan Habib Rizieq: FPI dan PA 212 Galang Dana Bantu Petugas Medis Corona

Pintu Pelimpah Bendungan Bili-bili Dinaikkan 70 Centimeter

Tampak Religius di Medsos, Penghina Jokowi Ali Baharsyah Koleksi Puluhan Film Porno

PA 212 Kritik Surat Edaran Menag Soal Larangan Salat Tarawih di Masjid

Pintu Pelimpah Bendungan Bili-bili Dibuka 50 Centimeter

Polisi Bakal Cegat Pengendara Motor yang Boncengan Saat Mudik di Tengah Corona

Waspada, Ini Jenis Penyakit yang Mengintaimu di Tengah Pandemi Covid-19

14 Hari Setelah DPRD Sulsel Setujui Anggaran Corona Rp 500 Miliar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar