DPR Minta Apollinaris Darmawan Dibina: Supaya Sadar

Terkini.id, Jakarta – Apollinaris Darmawan, menjadi heboh di media sosial lantaran postingan-postingannya yang menyebar kebencian SARA. Kini, Pria berusia 70 tahun itu sudah mendekam di penjara.

Pria di Bandung tersebut mendekam di bui karena menghina agama Islam di media sosial. Komisi VIII DPR pun meminta agar terhadap Apollinaris juga dilakukan pembinaan.

“Saya kira pembinaan kepada orang seperti Apollinaris harus tetap dilakukan. Bisa jadi hal tersebut dapat menyadarkan dirinya sehingga membuatnya tidak lagi menebar kebencian SARA,” kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzilly, kepada wartawan, Selasa 11 Agustus 2020 seperti dikutip dari detikcom.

Ace sepakat terkait tindakan hukum yang kini tengah dijalankan Apollinaris Darmawan. Dia meminta polisi untuk mengusut tuntas motif dibalik unggahan Apollinaris Darmawan terkait penghinaan agama.

“Jika memang postingannya di media sosial mengandung unsur kebencian SARA, maka mekanisme hukum lebih baik ditempuh. Pihak kepolisian saya kira dapat mengusut tuntas motif dibalik postingan yang memang mengandung unsur kebencian SARA itu,” ujar Ace.

Menarik untuk Anda:

Apollinaris sebelumnya diamankan polisi pada Minggu 9 Agustus 2020. Polisi mengungkap motif Apollinaris menghina agama Islam karena memiliki ideologi atau pandangan lain.

“Dari hasil pemeriksaan kita, yang bersangkutan punya ideologi atau pandangan yang lain. Itu yang dicurahkan yang bersangkutan melalui media sosial ataupun keterangan dibuat dalam sebuah video pendek,” terang Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragiri di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin 10 Agustus 2020.

Rupanya, Apollinaris pernah dibui dengan kasus yang sama. Informasi dihimpun, Apollinaris berperkara atas laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan. 

Apollinaris sendiri telah divonis dengan hukuman 3 tahun penjara dan bebas pada Maret 2020 karena program asimilasi.

“Sebelumnya bahwasannya yang bersangkutan sudah pernah dihukum dengan modus yang sama,” ucap Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragiri di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Selasa 11 Agustus 2020.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Terungkap, Filosofi dari Desain Helm Pebalap Binaan Astra Honda

Panel Rangkaian SEAAFSID STIM LPI dan SEAAM, Bersama Pakar Halal Empat Negara

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar