DPRD Sulsel Sepakat Rekomendasi Hak Angket Ditindaklanjuti ke Kemendagri dan AMP

Syaharuddin Alrif

Terkini.id — Hasil rapat pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis 12 September 2019.

Menyepakati rekomendasi hak angket untuk ditindaklanjuti ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Aparat Penegak Hukum (AMP).

“Secepatnya kita akan kirim dokumen yang berisi fakta-fakta persidangan hak angket ke Kemendagri dan AMP,” kata Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif.

Adapun dua poin kesimpulan hak angket yang disetujui DPRD yang pertama, ada dualisme kepemimpinan pada Pemerintah provinsi Sulawesi Selatan.

Kedua, ada dugaan kuat, berdasarkan indikasi yang ditemukan dalam penyelidikan dan fakta-fakta persidangan Panitia Angket menemukan telah terjadinya pelanggaran ketentuan peraturan dan perundang-undangan, serta adanya potensi kerugian Negara.

Sementara rekomendasi hak angket, menyampaikan laporan ini tentang kesimpulan dan temuan-temuan dari Panitia Angket ke Pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan untuk ditindaklanjuti kepada pihak-pihak yang terkait yang dianggap perlu dan berwenang sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kita di DPRD hanya menunggu hasil dari tindak lanjut dari Kemendagri dan AMP,” pungkas Syaharuddin Alrif yang juga politisi Partai NasDem Sulsel ini.

Komentar

Rekomendasi

Sekda Abdul Hayat Resmi Lantik Empat Pejabat Eselon II

Andi Sudirman Sulaiman Paparkan Potensi Sulsel di Hadapan Konjen Australia

Ismail Bachtiar Minta Pemerintah Cek Semua Jembatan Tua di Sulsel

Gubernur Sulsel Minta Agar Toilet Eksklusif Bintang Lima Dibangun di Objek Wisata Lejja

Gubernur Sulsel Menikmati Sensasi Permandian Air Panas Lejja, Ini Manfaatnya

Waspda Virus Corona, Bid Dokkes Polda Sulsel Lakukan Ini

Pemprov Sulsel Terima Rp844 Miliar Lebih Dana Bantuan KPM Tahun 2020

Lies F Nurdin Peduli Anak Berkebutuhan Khusus

DPW PKB Sulsel Apresiasi Kontribusi Kadernya Untuk Pileg 2019

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar