Dua Gol Persija Diprotes Keras, Pelatih Mitra Kukar: Lihat Saja Rekamannya

instagram.com/persija

Terkini.id, Jakarta – Persija Jakarta sukses menjadi juara Liga 1 2018, setelah memenangkan laga terakhir melawan Mitra Kukar di Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu 9 Desember 2018.

Dalam laga tersebut, Persija sukses menang 2-1 atas Mitra Kukar.

Kemenangan tersebut membuat Persija memastikan menjadi juara, meskipun rivalnya, PSM, pesta gol hingga 5-1 atas PSMS Medan di Stadion Mattoanging Makassar.

Hanya saja, hingga saat ini, kemenangan Persija tersebut mengundang banyak protes, karena dua gol dalam pertandingan tersebut diperdebatkan dan keputusan wasit dinilai kontroversial.

Protes itu juga disampaikan pelatih Mitra Kukar, Rahmad Darmawan.

Rahmad menilai dua gol dari Persija Jakarta layak dipertanyakan menyusul protes keras yang sempat dilakukan timnya pada laga kemarin 9 Desember petang, di Stadion Gelora Bung Karno (GBK).

Pertama, gol penalti yang diciptakan oleh Marko Šimić.

Menurut Rahmad, Mitra Kukar semestinya tidak dihukum dengan penalti.

Saat itu, wasit memutuskan pemain Mitra Kukar melanggar di depan gawang sehingga sehingga dihukum penalti.

Mungkin karena nataumi PSM sudah unggul 2-0, langsung dikasi pinalti Persija. Padahal dalam tayangan ulang, tidak adaji apa-apai Simic 😅

Dikirim oleh PSM Supporters of Makassar pada Minggu, 09 Desember 2018

Pelanggaran tersebut karena Marko Simic dinilai dilanggar oleh pemain Mitra Kukar.

Tetapi menurut Rahmad, tidak ada pemain Mitra Kukar yang melanggar. Marko Simic menurut dia terjatuh tanpa disentuh pemainnya.

Poster yang dipasang suporter PSM di Mattoanging, menyinggung adanya dugaan mafia di liga 1.

“Jujur saya protes dan menurut pengamatan saya Marko Šimić tidak menguasai bola dan dua pemain mereka mengapit pemain saya,” beber RD.

Kedua, Rahmad mengaku awalnya tidak mau protes.

“Awalnya saya tidak mau protes, tapi saya lihat pemain saya sudah emosional sehingga saya mendatangi mereka, dan saya demi menepis protes berlebihan pemain kepada mereka, maka saya marah saja kepada asisten wasit dan hakim garis.”

“Saya bilang, silakan lihat rekamannya, supaya lebih fair. Di situ adalah kotak penjaga gawang, dan mereka [kiper] tidak boleh diganggu di area itu. Itu mutlak seperti itu kalau menurut saya.”

Dalam tayangan ulang, Yoo Jae Hoon kiper dari Naga Mekes memang mendapat sedikit dorongan dari pemain Persija, dan pada kesempatan itu Šimić menyambut bola dengan sundulan hingga menjadi gol.

Komentar

Rekomendasi

Tim Superbad FC Asal Makassar Siap Jajal Stadion I Wayan Dipta Bali

Buka Baju Saat Jebol Gawang MU, Fans Salah Fokus ke Merek Celana Dalamnya

Selebrasi Mohamed Salah Usai Cetak Gol, Netizen: Aurat Mas

Resmi Dibuka, 32 Tim Adu Kekuatan di Kejuaraan Sepak Bola KKB Cup I 2020

Sadio Mane: Ponsel Sederhana, Anak Imam Masjid, Pemain Terbaik 2019

Dibuka Sore Ini, 32 Tim Meriahkan Kejuaraan Sepakbola KKB CUP I, Ini Nama-Nama Tim Pesertanya

Rekor Zidane: 9 Kali Masuk Final, 9 Kali Lolos Jadi Juara

Digadang-gadang Masuk Persija, Pesepak Bola Evan Dimas: No Comment

Komisi E Minta Pemprov Sulsel Libatkan YOSS Dalam Hal Renovasi Stadion Mattoanging

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar