Dua Mantan Plt Kades di Pangkep Ditetapkan Tersangka

Kasat Reskrim Polres Pangkep Iptu Deni Eko Prasetyo

 

Terkini.id, Pangkep – Dua mantan pelaksana tugas kepala desa Mattiro Bone, Kecamatan Liukang Tupabiring ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik tipikor Satuan Reserse dan Kriminal Polres Pangkep, Selasa 21 Agustus 2018.

Penetapan kedua mantan pelaksana tugas kades yang masing-masing berinisial AR dan SN ini disampaikan usai penyidik melakukan gelar perkara di Polda Sulsel sehari sebelumnya. Keduanya diduga kuat terlibat dalam kasus dugaan korupsi penyelewengan anggaran desa Mattiro Bone tahun 2016 yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp265 juta.

Kepala Satuan Reskrim Polres Pangkep Iptu Deni Eko Prasetyo mengatakan di anggaran desa tahap pertama 2016, polisi menemukan dua item kegiatan fiktif yaitu, pembangunan jalan desa sebesar Rp205 juta dan pengadaan fiktif sebesar Rp60 juta.

“Kami sedang menjadwal pemanggilan SN dan AR untuk pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus ini. Kalau soal penahanan, kita lihat nanti,” kata Deni.

Selain kegiatan fiktif, polisi juga mendalami indikasi kesalahan prosedur dalam pencairan anggaran desa tahap dua tahun 2016. Pasalnya kata Deni, pencairan dana desa tahap dua di Desa Mattiro Bone dilakukan sebelum adanya laporan pertanggungjawaban penggunaan dana anggaran desa tahap pertama.

Sementara itu, Kanit Tipikor Polres Pangkep Ipda Firman mengungkapkan untuk kasus Desa Sabaru, Kecamatan Liukang Kalmas penyidik masih menunggu PKKN (Pemeriksaan Kerugian Keuangan Negara) dari BPKP. “Segera akan menyusul (penetapan tersangka), kami tinggal menunggu PKKN dan BPKP,” ujarnya singkat.

Berita Terkait
Komentar
Terkini