Terkini.id, Makassar – Dua Pelaku pencurian beberapa barang inventaris kantor milik Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Makassar berhasil diringkus unit Jatanras Polrestabes Makassar, Rabu 15 September 2021, sekitar Pukul 19.00 Wita.
Pelakunya orang dalam, yakni inisial AM diketahui bekerja sebagai pegawai kontrak di Lembaga Pemantau Independent Pengadaan Barang dan Jasa, dan RM bekerja sebagai Pegawai Kontrak Sekretariat Bidang Hukum.
Dua pelaku melancarkan aksinya saat pegawai di gedung Balaikota Makassar pulang atau kantor dalam keadaan sepi. AM dan RM disebut masuk masuk ke ruangan dengan cara mencungkil jendela.
“Informasi lanjutan, nanti akan dirilis,” kata Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, Iptu Afhi Abrianto, Kamis 16 September 2021.
Dikutip dari media sosial Jatanras_Mksr, kedua pelaku ditangkap usai polisi melakukan penyelidikan selama tiga hari terkait kasus tersebut. Dimana pada Tanggal 12 September 2021 salah seorang pegawai Pemkot Makassar melaporkan tentang terjadinya pencurian handphone dan kamera di lantai enam, di Kantor Dinas Ketahanan .
- Terlibat Pencurian HP, Jaringan Emak-emak di Sidrap Ditangkap
- Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Pencurian di Jeneponto
- Spesialis Pencuri Aki Mobil Parkir Beraksi di Sekitar Masjid Al Markaz
- Gasak Barang Rp 70 Juta, 3 Pencuri Diringkus Polsek Makassar
- Beraksi di Hotel Claro dan Four Points, Dua Pencuri Ditangkap
Namun pada saat diselidiki Polisi di tempat kejadian perkara (TKP) ternyata ini bukan kali pertama terjadinya aksi pencurian di kantor tersebut. Tercatat di lantai tiga, empat, enam dan lantai tujuh juga pernah di gasak maling.
Dari penangkapan itu, beberapa barang bukti berhasil diamankan dari tangan kedua pelaku. Diantaranya dua printer, dua laptop dan berbagai macam ATK serta beberapa barang bukti lainnya.
Diberitakan Terkini.id sebelumnya, kejadian tersebut diperkirakan berlangsung saat hari libur kerja, Sabtu-Minggu 4 dan 5 September 2021 malam. Para terduga pelaku memanfaatkan kondisi kantor yang sepi.
“Tapi senin baru kita tahu kalau ada barang hilang. Kalau di sini itu sekitar Rp100 Juta (kerugian), karena karena kamera itu satu harganya Rp30 Juta, terus dua laptop, wireless, kertas sama tinta printer 70 botol,” kata Sekertaris Dinas Keluarga Berencana, Ita Isdiana Anwar.
Atas kejadian itu, ia mengatakan pihaknya sudah mengumpulkan bukti-bukti, termasuk CCTV di sekitar kantor pemerintahan yang berlokasi di Jalan Balaikota Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Ujung Pandang. Dia menduga pelaku beraksi seorang diri.
“Soal laporan (polisi) saya tanya stafku dulu,” ucap dia.
Sementara itu, di Kantor Dispora terduga pelaku turut menggondol piala. “Laptop satu, kertas, printer. Kalau total nilainya sekitar Rp30 juta lebih. Barang inventaris kantor semua,” ungkap Sekretaris Dispora Makassar, Husni Mubarak.
Dia menduga aksi kejahatan ini dilakukan oleh internal petugas. “Kayaknya orang dalam ji ini karena tidak ada pintu yang rusak. Karena saya lihat di dalam ruangan tidak ada pintu yang rusak. Sudah kita laporkan, tapi saya belum dapat perkembangan,” tutur Husni.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
