Dua Pemkot dari Jawa Barat pilih Bantaeng jadi lokasi studi

Terkini.id, Bantaeng – Daya tarik Kabupaten Bantaeng di mata nasional memang sangat diperhitungkan . Terbukti hari ini dua Pemerintah Kota dari Provinsi Jawa Barat secara bersamaan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bantaeng. Seluruh rombongan diterima secara resmi oleh Sekretaris Daerah Bantaeng, Abdul Wahab, di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Kamis 12/10/2017.

Walikota Tasikmalaya, H. Budi Budiman yang memimpin langsung rombongannya menyatakan bahwa salah satu yang menjadi alasan dipilihnya Kabupaten Bantaeng sebagai lokasi studi adalah karena Bantaeng memiliki Sistem Penanggulangan Darurat Terpadu (SPGDT) yang sangat baik.

“Kami sadar kesehatan menjadi hal yang sangat penting dan merupakan prioritas. Kami berkunjung ke Bantaeng untuk berbagi pengalaman dan mencari ilmu demi kepentingan masyarakat kami. Karena Bantaeng memiliki inovasi luar biasa khususnya dalam hal pelayanan kesehatan”.

Sementara itu, rombongan Pemerintah Kota Bandung yang dipimpin oleh Sekretaris Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kota Bandung, Pagat Pasya mengatakan bahwa dirinya mengajak seluruh Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial dari 10 Kecamatan, melakukan kunjungan yang dilakukan dalam rangka silaturrahim dan saling berbagi terkait masalah sosial.

Baca :Kepsek SD Inp Tappajeng Bantaeng kampanyekan "Ayo bersepeda ke sekolah"

“Kami telah mendengar bahwa Kabupaten Bantaeng sudah banyak melakukan program-program yang sangat baik terutama dalam hal penanggulangan kemiskinan. Kami ingin mengadopsi inovasi ini untuk diterapkan di daerah kami”, jelasnya.

Sekretaris Daerah pada kesempatan tersebut memberi gambaran umum memberikan pemaparan terkait gambaran singkat Kabupaten Bantaeng. Bagaimana Bupati H.M. Nurdin Abdullah mengawali kepemimpinannya dengan membangun cekdam untuk mengatasi banjir yang kerap melanda. Hingga pada saat ini dimana Bantaeng menjadi daerah yang dikenal luas karena inovasinya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut antara lain Kepala BKPSDM, H. Asri Sahrun yang juga menjabat sebagai Plt. Kadis Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, A. Irvandi Langgara, Direktur RSUD, dr. Sultan, serta Sekretaris Dinas Kesehatan, dr. Andi Ihsan yang juga selaku Koordinator BSB.