Dua Spekulasi Soal Blunder Prabowo yang Sebut LRT Indonesia Termahal

Terkini.id, Makassar – Prabowo Subianto, diduga salah data saat menyebut soal proyek LRT Indonesia termahal di dunia, dan dinilai boros.

Kepada wartawan, Prabowo Subianto lebih tepatnya menyebut seperti ini:

“Saya diberitahu oleh gubernur DKI yang sekarang, Saudara Anies Baswedan. Dia menyampaikan kepada saya, ‘Pak Prabowo, kami sudah riset. Indeks termahal LRT di dunia 1 kilometer adalah 8 juta dolar. 1 kilometer’.”

Sementara, di Indonesia, kata dia, LRT atau Light Rail Transit (LRT) menghabiskan 40 juta dollar per kilometer, atau sekitar Rp 12 triliun per kilometer.

Saat Anies Baswedan dikonfirmasi wartawan, Anies malah meminta wartawan untuk mencari sendiri, dan memverifikasi sendiri faktanya.

Menarik untuk Anda:

LRT Palembang

LRT yang dikritisi oleh Prabowo Subianto adalah LRT Palembang, yang sedang dibangun pemerintah.

Seperti diketahui, proyek Kereta Api LRT itu merupakan infrastruktur prioritas Pemerintah. Dibangun untuk mendukung penyediaan angkutan umum massal, khususnya mendukung Asian Games 2018.

Kementerian Perhubungan sesuai keterangan resmi menyebut, pekerjaan pembangunan LRT Sumsel sepanjang kurang lebih 23 km dilengkapi dengan 13 stasiun, 1 depo dan 9 gardu listrik itu nilai proyeknya berkisar Rp 10 triliun.

Kementerian Perhubungan bahkan menilai, LRT Palembang itu merupakan LRT yang murah.

Statement Prabowo itu dinilai blunder dan salah kaprah. Beberapa spekulasi pun muncul terkait pernyataan Prabowo yang salah data itu:

1. Salah Pakai Google Translate

Ada spekulasi bahwa Anies Baswedan salah ketika menerjemahkan penjelasan tentang indeks ongkos BRT (Bus Rapid Transit) per kilometer.

“Jangan-jangan AB salah mengambil info dari potongan berita ini dan mencoba menyalin ke translate.google.com, namun salah membaca hasil terjemahannya,” jelas salah satu netizen.

Baca juga: Ini keunggulan jalan tol layang AP Pettarani Makassar

Dalam berita yang dilansir oleh quora tersebut, dijelaskan, ongkos per km untuk BRTS (Bus Rapid Transit System) adalah USD 8 juta. Lebih murah dibandingkan LRT yang biayanya USD 150 juta (Rp2,1 triliun).

2. Salah Data

Menurut laporan mendalam tirto.id, tidak ditemukan data bahwa biaya paling mahal LRT di dunia adalah mencapai 8 juta dolar per kilometer.

Namun, ada yang menarik ketika melihat harga rata-rata proyek BRT per kilometer dalam laporan Institute for Transportation & Development Policy (ITDP) soal Bus Rapid Transit (BRT).

Menarik karena nilai proyek rata-rata BRT beda tipis dengan nilai LRT ala Prabowo yakni “8 juta dolar AS”.

Proyek BRT tersebut berkisar 7 hingga 9 juta dolar. Proyek BRT Mexíbus Línea 3 Chimalhuacán–Pantitlán di kota Estado de Mexico, Meksiko, misalnya, berbiaya rata-rata per 1 kilometernya sebesar $8,9 juta.

Sehingga, ada dugaan, Prabowo salah data alias blunder karena menganggap proyek LRT murah dan berkisar cuma 8 jutaan dolar AS.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Gugus Tugas Nasional Sebut 99  Daerah Berhasil Menetap di Zona Hijau

Perhatian, Pasien yang Sembuh dari Corona Tetap Patuhi ini

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar