Lagi, dua unsur pimpinan DPRD Sulbar dijebloskan ke Lapas

Kejati kembali tahan dua unsur pimpinan DPRD Sulbar / Herman Kambuna

Terkini.id, Makassar  РDua unsur pimpinan DPRD Sulbar kembali ditahan oleh Tim penyidik Kejakasaan Tinggi (Kejati) Sulselbar. Keduanya dijebloskan ke sel tahanan tipikor Lemabaga Pemasyarakatan (Lapas) klas I Makassar.

Kedua tersangka kasus dugaan korupsi penyimpangan dana APBD Sulbar tahun 2016, sebesar Rp360 miliar itu yakni wakil ketua DPRD Sulbar Munandar Wijaya dan wakil ketua DPRD Sulbar Harun MM.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin, membenarkan penahanan tehadap kedua tersangka tersebut.

“Keduanya hari resmi kami tahan, dalam kapasitas sebagai tersangka,” ujar Salahuddin, Senin 18 Desember 2017.

Sebelumnya, kedua tersangka diperiksa oleh penyidik setelah mendapat surat pemanggilan ketiga terhadap utuk kedua tersangka tersebut.

Tersangka Harun hadir memenuhi panggilan ketiga penyidik Kejati Sulsel, dengan didampingi dua orang pengacaranya.

Tak hanya harun tersangka Munandar yang juga hadir memenuhi panggilan, dengan didampingingi kuasa hukumnya.

Pemeriksaan dilakukan sekitar pukul 10.00 wita dan menjalani pemeriksaan hampir selama empat jam, dalam sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

“Kedua tersangka diperiksa secara terpisah diruang penyidik, bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) di lantai 5,” terang Salahuddin.

Menurut Salahuddin, ini merupakan pemaggilan yang ketiga terhadap kedua tersangka tersebut. Keduanya juga dinilai telah koporatif, karena telah memenuhi panggilan penyidik tersebut.

Nomor surat perintah penahananan terhdap tersangka Munandar Wijaya : PRINT-690/R.4/Fd.1/12/2017. Sedangkan nomor surat perintah penahanannya tersangka Harun : PRINT-695/R.4/Fd.1/12/2017.

Diketahui, kini penyidik Kejati Sulsel telah resmi melakukan penahanan terhadap keempat tersangka Kasus dugaan korupsi penyimpangan dana APBD Sulbar tahun 2016, sebesar Rp360 miliar.

Yakni Ketua DPRD Sulbar Andi Mappangara, wakil ketua DPRD Sulbar Hamsah Hapati Hasan, wakil DPRD Sulbar Harun dan wakil ketua DPRD Sulbar Munandar Wijaya.

Diketahui juga para tersangka dalam kedudukan sebagai unsur pimpinan DPRD Sulbar menyempakati besaran nilai pokok pikira anggaran Rp 360 Miliar dana aspirasi untuk dibagi bagi kepada pimpinan maupun anggota sebanyak 45 orang.

Kemudian, dana tersebut terealiasi pada tahun 2016 sebesar Rp 80 miliar untuk kegiatan di PU/PR, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Sekwan. Sisanya tersebar di berbagai SKPD Sulbar dan Kabupaten.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Sulbar

Sesar Saddang Berkecamuk di Mamasa, Gempa M 5,5

Terkini.id, Makassar - Gempa bumi dengan Magnitudo 5,5 mengguncang Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).Meski begitu, Gempa tersebut tak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.Badan Meteorologi, Klimatologi,