Dugaan Kayu Jati Pemerintah Dijual, Anggota DPRD Soppeng: Harus Diusut Tuntas

Soppeng
Kayu jati di proyek pengaspalan jalan poros Lapajung-Lawo, Soppeng

Terkini.id, Soppeng – Anggota DPRD Kabupaten Soppeng, Andi Samsu Rijal angkat bicara ihwal dugaan penjualan kayu jati milik pemerintah yang dilakukan pelaksana pekerjaan pengaspalan jalan poros Lapajung-Lawo, Kabupaten Soppeng.

Dirinya meminta agar mengusut tuntas dugaan penjualan kayu jati yang merupakan aset pemerintah tersebut.

“Harusnya di usut oleh pihak yang berwenang, dimana itu kayu, siapa kolompok yang mengambil kayu itu, dan saya yakin betul ini barang tidak diketahui pemilik perusahaan,” kata Samsu Rijal, Jumat, 6 September 2019.

Kayu tersebut, kata dia, harus dikelola untuk kepentingan masyarakat karena proses pembersihan sampah hasil penebangan pohon jati melibatkan masyarakat setempat.

“Harusnya dikasi ke masyarakat itu kayu, saat penebangan masyarakat setempat yang membersihkan sisa penebangan, padahal ada anggaran penebangan dan pembersihan,” ujar politisi PKB ini.

Samsu Rijal juga mendapatkan informasi dari masyarakat setempat bahwa saat masyarakat meminta kayu tersebut pihak pelaksana proyek menjual nama pemerintah agar masyarakat tidak mengambil kayu-kayu itu.

“Saya mendaptakan informasi dari masyarakat bahwa pihak pelaksana pekerjaan menjual nama pemerintah agar masyarakat tidak mendapatkan batang kayu itu,” ungkapnya.

Ia juga berharap agar batang kayu yang akan dibuat papan itu harus diusut tuntas. “Jangan orang kecil menebang dipersoalkan,” tegasnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Soppeng

Kominfo Soppeng Bina Anggota KIM, Ini Tujuannya

Terkini.id, Soppeng - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Soppeng melakukan pembinaan dan pengembangan kelompok informasi masyarakat (KIM), di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng,
Soppeng

Pemkab Soppeng Kembali Gelar Subuh Mengaji

Terkini.id,Soppeng - Pemerintah Kabupaten Soppeng kembali menggalakkan Subuh berjamaah, di Masjid Nurul Yaqin Dusun Lenrang, Desa Jampu, Kecamatan Liliriaja. Selasa 17 September 2019.Dulunya, gerakan