Duh! Demam Misterius Muncul di India, Sudah Tewaskan 40 Anak dalam Seminggu

Duh! Demam Misterius Muncul di India, Sudah Tewaskan 40 Anak dalam Seminggu

Effendy Wongso
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, New Delhi – Duh! Demam misterius muncul di India, sudah tewaskan 40 anak dalam seminggu. Rundungan virus corona alias Covid-19 belum juga usai namun saat India harus berhadapan dengan penyakit demam misterius yang sudah menewaskan paling tidak 40 anak-anak di Uttar Pradesh dalam seminggu belakangan.

Menteri Kepala Uttar Pradesh, Yogi Adityanath mengungkapkan kepada wartawan, Rabu 1 September 2021, Departemen Kesehatan (Depkes) Uttar Pradesh masih mencari tahu penyebab demam misterius yang juga menewaskan puluhan warga dewasa lainnya itu.

Seperti dilansir dari The Independent via CNN, Kamis 2 September 2021, pasien penyakit misterius itu mengalami gejala demam tinggi, nyeri sendi, sakit kepala, dehidrasi, dan mual. Dalam beberapa kasus, pasien juga mengalami penurunan trombosit dan ruam di tubuh.

Para pasien yang meninggal lantaran demam misterius itu sudah dites Covid-19 dan dinyatakan negatif. Para petugas medis juga menyimpulkan, demam itu tidak berkaitan pandemi Covid-19.

Sejumlah pakar menduga penyakit itu merupakan demam berdarah. Kendati demikian, pemerintah juga membantah penyakit itu terkait demam berdarah.

Adityanath mengungkapkan, demam misterius ini pertama kali terdeteksi pada 18 Agustus 2021 lalu. Saat itu, keluarga pasien memulai perawatan di rumah sakit swasta dan klinik.

“Ketika pemerintah distrik mengetahui mengenai demam itu, mereka mendirikan isolasi untuk anak-anak. Dari situ, tiga anak kemudian dilaporkan meninggal dunia dalam dua hari belakangan. Dua dari tiga anak itu sudah meninggal saat dibawa ke rumah sakit,” beber Adityanath, seperti dikutip Hindustan Times.

Menurut sejumlah media lokal, kasus terbanyak terdapat di Firozabad, Uttar Pradesh. Dalam beberapa video, terlihat anak-anak mengantre untuk mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit di Firozabad.

Untuk itu, Adityanath meminta pihak berwenang di berbagai daerah di Uttar Pradesh agar berupaya menyediakan lebih banyak tempat tidur di rumah sakit.

Seorang anggota keluarga dari pasien berusia enam tahun yang meninggal mengatakan kepada NDTV, rumah sakit memang sudah kewalahan.

Ia memaparkan, anggota keluarganya itu sudah mengalami demam tinggi selama tiga hari. Namun, rumah sakit di Firozabad penuh hingga akhirnya mereka ke Agra.

“Sepuluh menit sebelum kami sampai di Agra, ia mengembuskan napas terakhirnya,” imbuh Adityanath.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.