Editor Tempo beberkan cara mengetahui berita itu bohong

Wartawan senior Tempo, Tomi Aryanto, bersama para wartawan peserta gathering media Bank Indonesia di Bandung, Jumat 27 April 2018.

Terkini.id, Bandung – Wartawan senior yang sekarang menjadi Direktur Tempo, Tomi Aryanto, menjadi pembicara dalam gathering media Bank Indonesia, yang berlangsung di Bandung, Jumat 27 April 2018.

Kepada para wartawan asal Sulawesi Selatan yang mengikuti training tersebut, Tomi mengungkapkan beberapa trik kepada wartawan untuk mengetahui bahwa berita itu bohong dan valid.

“Selalu banyak media yang tumbuh dengan berita yang heboh. Tetapi tetap saja, media yang kredibel dengan informasi valid dan berimbang, yang bertahan,” jelas Tomi Aryanto, saat memberi materi tentang media

Dia mencontohkan, dahulu banyak majalah dan tabloid yang menjual berita bombastis, hingga menjual foto-foto porno. Saat ini, banyak juga media online yang membuat judul bombastis tetapi saat diklik, tidak sesuai isinya alias clickbait.

Tomi Aryanto

“Memang banyak yang tertarik, tetapi ini soal waktu saja. Masyarakat semakin pintar. Majalah porno itu cuma untuk dilihat-lihat tetapi tidak berani dibawa pulang. Saat mengklik judul berita dan isinya tidak jelas, masyarakat tidak akan tertarik lagi,” terangnya.

Akhirnya, media seperti itu tumbang satu per satu.

Kepada para wartawan, Tomi mengungkapkan cara mengetahui informasi itu bohong gampang saja.

“Misalnya, kemarin ada kabar elektabilitas Prabowo hingga 90 persen,” terang dia. Tentu itu sulit dipercaya, karena survei-survei sebelumnya elektabilitas Prabowo selalu di bawah 50 persen.

Cara lainnya adalah melakukan perbandingan. “Misalnya ada survei oleh lembaga tertentu. Bandingkan saja dengan hasil survei lembaga-lembaga lain yang lebih kredibel. Akan kelihatan, mana yang lebih objektif,” katanya.

Media gathering BI

Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sulawesi Selatan, memboyong 31 jurnalis dari Sulsel untuk mengikuti gathering media di Bandung, selama tiga hari, yakni 27 hingga 29 April 2018.

Humas Bank Indinesia, Taufik Andariesta, menyebutkan, media gathering tersebut mengangkat tema Meningkatkan Koordinasi dan jejaring serta Edukasi kepada Media Massa di Sulsel.

Komentar

Rekomendasi

2019, Penyaluran Premium di Sulaweai Melebihi Alokasi Kuota yang Ditetapkan Pemerintah

GEng Office Tawarkan Ruang Kerja Ekslusif dan Nyaman untuk Pebisnis di Makassar

Rayakan Imlek di Swiss-Belhotel Makassar Bisa Makan Sepuasnya, Ini Caranya

All New Honda BeAT Series Resmi Meluncur, Ini Keunggulan dan Harganya

Subsidi Dicabut, Elpiji 3 Kg Bakal Jadi Rp 35.000 Tahun Ini

Nikah di MYKO, Intip Potret Kebahagiaan Pasangan Fika Faizah dan Helmi Febri

Ultah ke-13, Hotel Santika Gelar Aksi Kemanusiaan Donor Darah

Melia Makassar Tawarkan Promo Imlek dan Valentine, Segini Harganya

Ikut Digifest 2020, Simak Cerita Komunitas Kopi Binaan BI Soal QRIS

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar