Masuk

Kadrun Dinilai Bungkam Lihat Jokowi Lakukan Misi Damai Ukraina-Rusia, Eko Kuntadhi: Mereka Lebih Suka Peperangan

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Pegiat sosial media Eko Kuntadhi mempertanyakan apresiasi dari kelompok yang dicapnya sebagai kadrun terhadap misi diplomasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) terbang ke Ukraina dan Rusia.

Jokowi dan rombongan terbatas mengunjungi medan perang dari dua negara yang sedang dilanda konflik tersebut. Dalam lawatannya ini Jokowi mengangkat misi perdamaian.

Jokowi telah bertemu langsung Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. Kemudian misi damai berlanjut bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin.

Baca Juga: Buntut Usulan Gibran Jadi Cawapres Anies, Nasdem Sindir Demokrat Kebakaran Jenggot

“Jokowi jalani misi diplomasi perdamaian, adakah kadrun yang memuji langkah diplomasi perdamaian yang dilakukan Presiden Jokowi?” kata Eko sebagaimana dilihat  akun Twitternya, @_ekokuntadhi, Jumat 01 Juli 2022.

Menurut Eko, kadrun sama sekali tidak mengapresiasi misi perdamaian yang dibawa Jokowi dengan mendatangi ibu kota Ukraina Kyiv pada Rabu 29 Juni, dan kini berkunjung ke Moskow, Rusia.

Tidak adanya respons positif dari kadrun terhadap sikap Indonesia yang berupaya menjalin dialog perdamaian ke Ukraina dan Rusia, Eko merasa geram. Dia menyebut kadrun lebih menyukai pertikaian daripada perdamaian.

Baca Juga: Eko Kuntadhi Ungkap Dana Ganjarist dari Biaya Sendiri

“Kayaknya gak ada. Mereka lebih suka peperangan dan kerusakan,” ujar Eko seperti dikutip voi.id Jumat 01 Juli 2022.

Presiden Jokowi baru saja bertemu langsung Presiden Zelenskyy di Ukraina, Rabu 29 Juni. Setelah bertolak dari Ukraina menuju Rusia via Polandia, rombongan presiden akhirnya sampai di Moskow.

Tiba di Bandara Vnukovo II Rusia pada Kamis 30 Juni, Jokowi yang juga bersama Ibu Negara Iriana disambut pejabat Federasi Rusia. Rombongan lantas menuju hotel untuk persiapan menuju Kremlin bertemu Presiden Putin.