Empat Tahun Jokowi-JK, Apa Kabar Program Sejuta Rumah?

Kebutuhan rumah terus meningkat
Ilustrasi Kawasan Perumahan

Terkini.id, Jakarta – Pada awal pemerintahannya, Presiden Joko Widodo yang berpasangan dengan Jusuf Kalla, pernah mencanangkkan program sejuta rumah.

Program yang dimulai sejak 2015 itu digenjot demi memenuhi ketersediaan hunian untuk masyarakat, khususnya kalangan MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah).

Hanya saja, hingga saat ini, program dengan target sejuta rumah tersebut belum terpenuhi.

Kementerian PUPR yang membawahi program ini menjelaskan beberapa alasan belum pernah tercapainya target tersebut.

Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan, setidaknya ada 3 permasalahan yang membuat program sejuta rumah sulit terealisasi.

Pertama adalah makin mahalnya harga tanah, kedua adalah regulasi, dan ketiga pembiayaan.

“Ada 3 hal krusial, yang pertama kan kita masalah tanah kan. Kita kendala tanah, yang saya sampaikan tanah kita di kota kota besar semakin lama semakin tinggi (harganya),” kata dia seperti dilansir dari detikcom,di Albergo Tower, Jakarta Selatan, Senin 22 Oktober 2018.

Kedua, regulasi yang meskipun di pemerintahan pusat terus dipangkas dan dipermudah, akan tetapi di pemerintahan daerah (pemda) butuh sosialisasi. Hal itu agar tiap pemda bisa ikut mempercepat perizinan penyediaan perumahan.

Baca juga: Cicil rumah Rp 800 ribu untuk kamu pekerja di Makassar; ini syaratnya

Meski begitu, saat ini, sudah banyak pemda yang mulai mengimplementasikan kemudahan perizinan di dalam peraturan daerah (perda). Dia memahami butuh waktu bagi pemda bisa ikut melaksanakan kemudahan perizinan.

Ketiga adalah masalah pembiayaan perumahan itu sendiri. Namun dia mengungkapkan bahwa pemerintah terus berupaya mengatasai masalah tersebut, misalnya dengan membentuk program Tabungan Perumahan Rakyat (Taper).

“Yang ketiga masalah pembiayaan. Nah ini yang sudah mulai kan. Kita dengan Tapera akan semakin cepat lagi,” tambahnya.

Tidak Capai Target

Seperti diketahui, realisasi program sejuta rumah pada tahun 2015 sebesar 699.770 unit, tahun 2016 sebesar 805.169 unit, dan 2017 sebesar 904.758 unit.

Komentar

Rekomendasi

Prediksi The Economist: Hampir Semua Negara G20 Resesi, Kecuali Indonesia dan 2 Negara Ini

Harga Gula Pasir di Kabupaten Bone Meroket, Begini Temuan di Lapangan

Optimalkan Layanan, BNI Syariah Relokasi Kantor Cabang Veteran Makassar

Kena Pajak Cukai, Harga Kantong Plastik Naik Jadi Rp500 Per Lembar di Minimarket

Jiwasraya dan Window Dressing

Dream Tour-Batik Air Buka Penerbangan Makassar-Jeddah, Bidik 20.000 Jemaah Per Bulan

Edhy Prabowo Genjot Rencana Ekspor Benih Lobster: Saya Tidak Akan Mundur

2020, BI Prediksi Ekonomi Sulsel Bakal Lebih Baik dari Tahun Ini

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar